PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Musim kemarau mulai berdampak terhadap sektor pertanian di Kabupaten Pandeglang. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Pandeglang mencatat sebanyak 686 hektare lahan sawah terdampak kekeringan.
Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pandeglang, Nuridawati, mengungkapkan dari total lahan yang terdampak tersebut, sekitar 590 hektare berhasil diselamatkan karena telah dipanen, sehingga saat ini tersisa 98 hektare yang masih mengalami kekeringan.
Selain itu, pihaknya juga mencatat masih terdapat 515 hektare lahan sawah yang terancam kekeringan apabila musim kemarau terus berlangsung tanpa adanya curah hujan yang memadai.
"Wilayah yang terdampak maupun terancam kekeringan tersebar di sejumlah kecamatan. Di antaranya Munjul sebanyak 420 hektare dan Angsana 170 hektare yang saat ini sudah dipanen. Sementara Kecamatan Sindangresmi masih terdapat 6 hektare terdampak dan 200 hektare terancam kekeringan," ungkapnya kepada Poskota, Selasa, 28 Juli 2026.
Baca Juga: Tidak Punya Ruang Kelas, Siswa SDN Karyabuana Pandeglang Belajar di Musala
Selain Sindangresmi, lahan yang terdampak kekeringan juga terdapat di Kecamatan Cikeusik seluas 1 hektare, Cigeulis 1 hektare, Picung 5 hektare dengan 80 hektare terancam, Patia 22 hektare dengan 90 hektare terancam, Labuan 3 hektare dengan 20 hektare terancam,
"Selain itu, di Sukaresmi terdapat 30 hektare dengan 55 hektare terancam, Pagelaran 25 hektare dengan 60 hektare terancam, serta Menes 3 hektare dengan 10 hektare terancam kekeringan," katanya.
Menurutnya, untuk mengantisipasi meluasnya dampak kekeringan yang berpotensi menyebabkan gagal panen maupun gagal tanam, DPKP Pandeglang terus melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian Provinsi Banten serta Kementerian Pertanian.
Koordinasi tersebut dilakukan Nuridawati, sebagai bagian dari langkah mitigasi dan penanggulangan bencana pertanian akibat kekeringan.
Baca Juga: Polemik Penyegelan Pulau Umang, Wabup Sebut Bukan Wewenang Pemkab Pandeglang
“Termasuk menyiapkan berbagai upaya penanganan agar produksi padi di Kabupaten Pandeglang tetap terjaga selama musim kemarau berlangsung," ujarnya.
