Pramono Anung Bela Satpam yang Viral Tegur Alphard, Minta Pelaku Pelanggaran Ditindak

Jumat 24 Jul 2026, 16:53 WIB
Potret Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Sumber: Pemprov DKI Jakarta)
Potret Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Sumber: Pemprov DKI Jakarta)

POSKOTA.CO.ID - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung angkat bicara terkait video viral yang memperlihatkan seorang satpam menegur pengemudi mobil Toyota Alphard karena diduga menerobos lampu merah.

Peristiwa tersebut ramai menjadi sorotan publik setelah muncul kabar bahwa satpam yang menjalankan tugasnya itu diduga mendapat intimidasi dari sopir maupun penumpang mobil. Bahkan, beredar informasi bahwa tekanan tersebut berpotensi memengaruhi status pekerjaannya.

Menanggapi isu tersebut, Pramono menegaskan bahwa satpam tersebut tidak seharusnya menerima sanksi, apalagi sampai diberhentikan dari pekerjaannya.

Pernyataan itu disampaikan Pramono kepada awak media di Balai Kota DKI Jakarta pada Jumat, 24 Juli 2026.

Baca Juga: Selebgram Mondy Tatto jadi Tersangka Pengeroyokan di Bekasi, Korban Tewas

"Yang pertama adalah untuk nasibnya satpam, saya akan meminta untuk tidak dipecat atau diberhentikan," ujar Pramono.

Satpam Dinilai Menjalankan Tugas dengan Baik

Menurut Pramono Anung, tindakan satpam tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas untuk menjaga ketertiban.

Ia justru menilai pelanggaran dilakukan oleh pengemudi Alphard yang nekat melintas saat lampu lalu lintas masih menyala merah.

"Bahkan yang bersangkutan sebenarnya malah menjalankan tugas dengan baik sekali dan terlihat bahwa mobil Alphard itulah yang kemudian melanggar," jelasnya.

Pramono menegaskan bahwa petugas keamanan yang menjalankan kewajibannya semestinya mendapat perlindungan, bukan tekanan akibat menegakkan aturan.

Baca Juga: Kasus Intimidasi Warga di Pancoran Depok Naik Penyidikan

Pramono Soroti Dugaan Penggunaan Pelat Nomor Palsu


Berita Terkait


News Update