Selain memperebutkan tiket final, pertandingan ini juga menghadirkan persaingan menarik dalam perebutan Sepatu Emas.
Lionel Messi masih menjadi pencetak gol terbanyak dengan koleksi delapan gol. Di belakangnya terdapat Harry Kane dan Jude Bellingham yang masing-masing telah mengemas enam gol.
Di kubu Inggris, Tuchel masih dipusingkan dengan absennya Jarell Quansah akibat skorsing. Kondisi Reece James yang belum sepenuhnya bugar membuat Ezri Konsa atau Djed Spence berpeluang mengisi posisi bek kanan.
Sebaliknya, Argentina datang dengan skuad yang relatif lengkap. Scaloni hanya perlu menentukan apakah Julián Álvarez atau Lautaro Martínez yang akan mendampingi Messi sejak menit pertama.
Pertarungan Lini Tengah Diprediksi Menjadi Kunci
Salah satu duel paling menarik akan terjadi di sektor tengah lapangan. Argentina diperkirakan mengandalkan kombinasi Enzo Fernández, Alexis Mac Allister, dan Rodrigo De Paul untuk memberikan ruang bagi Lionel Messi bergerak bebas di antara lini.
Sementara itu, Inggris akan mengandalkan Declan Rice dan Kobbie Mainoo untuk memutus suplai bola menuju Messi.
Di sisi lain, Jude Bellingham diprediksi menjadi pemain yang paling menentukan transisi serangan Inggris. Mobilitasnya membuka ruang bagi Harry Kane untuk mendapatkan peluang di depan gawang.
Baca Juga: Imigrasi Cegah Mantan Jampidsus Febrie Bepergian ke Luar Negeri 20 Hari
Fakta Menarik Inggris vs Argentina
- Pertandingan ini menjadi pertemuan keenam Inggris dan Argentina di Piala Dunia.
- Inggris unggul rekor pertemuan dengan tiga kemenangan, sedangkan Argentina meraih dua kemenangan.
- Duel paling ikonik terjadi pada Piala Dunia 1986 lewat gol "Tangan Tuhan" Diego Maradona.
- Argentina menjadi satu-satunya semifinalis yang mencatat rekor sempurna sepanjang turnamen.
- Lionel Messi memimpin daftar top skor sementara dengan delapan gol.
- Harry Kane dan Jude Bellingham sama-sama mengoleksi enam gol.
- Inggris selalu mencetak minimal dua gol dalam empat pertandingan terakhir.
Semifinal ini diprediksi menjadi salah satu pertandingan terbaik di Piala Dunia 2026. Inggris datang dengan semangat memburu final pertama dalam beberapa dekade, sedangkan Argentina ingin mempertahankan statusnya sebagai juara dunia.
Dengan kualitas pemain yang dimiliki kedua tim, duel ini berpotensi ditentukan oleh detail kecil, mulai dari efektivitas lini tengah hingga penyelesaian akhir di depan gawang. Apa pun hasilnya, Inggris kontra Argentina kembali menghadirkan satu babak baru dalam rivalitas klasik yang selalu dinantikan pencinta sepak bola dunia.
