Pelaku Teror Acak di Tangerang Ditangkap Polisi

Minggu 12 Jul 2026, 10:14 WIB
Pelaku teror acak di Kota Tangerang ditangkap. (Sumber: Freepik/@freepik)
Pelaku teror acak di Kota Tangerang ditangkap. (Sumber: Freepik/@freepik)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Pelaku teror warga secara acak di wilayah Cibodas, Kota Tangerang, akhirnya tertangkap, Sabtu, 11 Juli 2026.

Kapolsek Jatiuwung, Kompol Kresna Ajie Perkasa mengatakan, pelaku berinisial KM diduga telah melakukan penganiayaan terhadap warga di lima lokasi berbeda.

"Setelah melakukan penyelidikan dan mengumpulkan berbagai petunjuk di lapangan, anggota berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku. Saat dilakukan penangkapan, pelaku sempat melakukan perlawanan sehingga petugas melakukan tindakan pengamanan sesuai prosedur," kata Kresna, Minggu, 12 Juli 2026.

Rentetan Penyerangan

Kresna mengungkapkan, pelaku beraksi di Jalan Sawo X, Kelurahan Cibodasari pada 11 Mei 2026. Korban diserang dari belakang saat mengendari motor.

Baca Juga: Baru Bebas Sebulan, Residivis Curanmor di Tangerang Kembali Ditangkap

"Korban awalnya hanya merasa seperti tersengat. Namun sesampainya di tempat kerja, rekannya menemukan luka robek pada bagian punggung kanan hingga korban harus menjalani pemeriksaan medis dan visum," ujarnya.

Peristiwa serupa kembali terjadi di Jalan Bawang VII, Kelurahan Cibodasari pada 9 Juli 2026. Korban berbeda sedang berjalan ke minimarket, lalu diserang pelaku yang mengendari motor.

"Korban merasakan perih di bagian pinggang sebelah kanan. Setelah diperiksa, ternyata mengalami luka yang mengeluarkan darah hingga harus mendapatkan penanganan medis dengan dua jahitan," ucapnya.

Berdasarkan laporan kedua korban, polisi melakukan pendalaman kasus hingga akhirnya memperoleh informasi mengenai identitas dan lokasi pelaku.

Baca Juga: Lapas Terbuka Ciangir Tangerang Latih Warga Binaan jadi Petani dan Peternak

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa satu motor Honda Beat warna hitam serta pakaian pelaku saat beraksi.

"Saat ini penyidik masih mendalami motif pelaku, termasuk kemungkinan adanya korban lain dengan pola kejadian serupa," tuturnya.

Ia menegaskan penyidikan terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa yang diduga dilakukan pelaku.

"Kami masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap pelaku dan mendalami kemungkinan adanya korban lain. Masyarakat yang merasa pernah mengalami kejadian serupa diharapkan segera melapor agar dapat dilakukan pendalaman," kata dia.

Masyarakat diimbau tidak ragu melaporkan setiap tindak kriminal maupun aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar lewat kantor polisi terdekat atau Call Center Polri 110 yang siap melayani masyarakat selama 24 jam. Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap aman serta kondusif.


Berita Terkait


News Update