Tawuran di Depok, Pelajar SMP Luka Parah Terkena Sabetan Senjata Tajam

Rabu 10 Jun 2026, 06:18 WIB
Anggota PoIsek Cinere meIakukan oIah TKP tawuran hingga mengakibatkan peIajar SMP terIuka parah di Maruyung, Depok. (Sumber: Poskota | Foto: Angga PahIevi)

Anggota PoIsek Cinere meIakukan oIah TKP tawuran hingga mengakibatkan peIajar SMP terIuka parah di Maruyung, Depok. (Sumber: Poskota | Foto: Angga PahIevi)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Seorang pelajar SMP berinisial FIM, 14 tahun, mengalami luka serius setelah diduga menjadi korban pembacokan saat peristiwa tawuran antar pelajar di Jalan Tiga Putera, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok.

Kapolsek Cinere, Kompol Chairul Saleh, menjelaskan bahwa kejadian pada Senin malam, 8 Juni 2026 tersebut melibatkan dua kelompok pelajar dari sekolah swasta di Depok yang diduga telah merencanakan aksi tawuran.

Akibat kejadian itu, korban yang masih duduk di bangku kelas 7 SMP dan berdomisili di wilayah Limo mengalami sejumlah luka di bagian tubuhnya.

“Korban mengalami luka cukup serius akibat sabetan senjata tajam, yakni luka sobek di kepala sebelah kiri sepanjang 12 cm dengan sembilan jahitan, serta luka di pelipis sepanjang 2 cm dengan tiga jahitan,” ujar Chairul.

Baca Juga: Kasus Korupsi Pabrik Gula, Penyidik Polri Geledah Kantor WIKA

Selain itu, korban juga mengalami luka lecet di bagian pergelangan tangan akibat terjatuh ke aspal saat berusaha menyelamatkan diri.

Warga yang berada di sekitar lokasi bersama petugas segera mengevakuasi korban dalam kondisi lemas ke Klinik As-Syifa, Parung Bingung, untuk mendapatkan perawatan medis. Setelah mendapat penanganan, korban kini menjalani perawatan jalan di rumah atas permintaan keluarga.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Unit Reskrim Polsek Cinere yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Ronald masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penyerangan. Sejumlah Saksi, termasuk tiga teman korban yang berada di lokasi kejadian, telah dimintai keterangan untuk mengidentifikasi pelaku.

Baca Juga: Truk Tanah Tabrak Satu Keluarga di Cikupa, Polisi Selidiki Pelanggaran Jam Operasional

“Kasus masih dalam proses penyelidikan. Kami juga masih menunggu laporan resmi dari pihak keluarga korban untuk menyelesaikan proses hukum,” tambahnya.

Hingga kini, aparat kepolisian terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap pelaku dan mencegah terjadinya aksi serupa di wilayah Depok.


News Update