POSKOTA.CO.ID - Produsen pelumas premium Motul melakukan penyegaran pada jajaran produk oli dua tak (2T) dengan menghadirkan pembaruan untuk MOTUL 510 2T dan MOTUL 710 2T.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya perusahaan dalam mengikuti perkembangan teknologi mesin kendaraan sekaligus menjawab kebutuhan pengguna motor dua tak yang masih memiliki pasar cukup besar di Indonesia.
Pembaruan yang dilakukan tidak hanya menyentuh aspek tampilan produk, tetapi juga peningkatan spesifikasi teknis yang kini telah memenuhi standar JASO FD M345, level tertinggi dalam klasifikasi pelumas dua tak.
JASO M345 merupakan standar yang dikembangkan di Jepang untuk menguji kualitas pelumas mesin dua tak. Pengujian dilakukan terhadap sejumlah aspek penting, mulai dari kemampuan pelumasan, daya pembersih mesin, tingkat emisi asap, hingga pengendalian deposit yang dapat memengaruhi performa kendaraan.
Dalam klasifikasi tersebut, JASO FD berada pada tingkat tertinggi dan menawarkan performa lebih baik dibandingkan standar JASO FC yang sebelumnya banyak digunakan.
Managing Director PT Motul Indonesia Energy (MIE), Welmart Purba, mengatakan peningkatan spesifikasi dilakukan untuk memastikan produk tetap sesuai dengan perkembangan standar global.
“Upgrade ataupun pembaruan ini karena Motul selalu menyesuaikan dengan standar terbaru dan tertinggi yang tujuannya untuk memastikan konsumen mendapatkan perlindungan mesin yang lebih optimal, performa yang konsisten, serta pengalaman berkendara yang lebih nyaman dalam penggunaan harian maupun kebutuhan performa tinggi,” kata Welmart Purba.
Baca Juga: Motul Borong Dua Penghargaan Brand Choice Award 2026, Unggul di Kategori Oli Mobil dan Motor
Selain peningkatan kualitas produk, Motul juga memperkenalkan identitas visual baru yang mengacu pada pedoman global perusahaan.
Welmart menjelaskan proses pergantian produk di pasar akan dilakukan secara bertahap agar distribusi berjalan lancar dan tidak mengganggu ketersediaan stok di jaringan penjualan nasional.
“Mekanisme pembaruan produk akan dilakukan secara bertahap melalui skema phase in, phase out agar proses distribusi berjalan lancar di seluruh jaringan penjualan Motul di Indonesia,” sambungnya.
