“Lazimnya begitu, ada penangkapan, kemudian diikuti penggedean untuk mencari alat bukti. Tapi, bisa juga dalam kondisi mendesak, penggeledahan dilakukan untuk menggunakan alat bukti,” jelas mas Bro.
“Yang jelas, seperti dikatakan Mensesneg Prasetyo Hadi, meminta semua pihak menunggu aparat penegak hukum bekerja dan memaparkan hasilnya. Beri kesempatan kepada aparat penegak hukum menjalankan tugasnya, nanti kita tunggu hasilnya,” urai Heri.
“Yang jelas lagi,pergantian pimpinan BGN itu merupakan bagian dari komitmen pemerintah memperbaiki tata kelola dan manajemen. isu pun berkembang pergantian pimpinan BGN ini diduga terkait dengan jual beli titik dapur. Boleh jadi, penggeledehan untuk kroscek, benar apa tidak,” kata mas Bro.
“Terlebih setelah Kejagung melakukan penggeledahan kantor BGN, isu korupsi kian menguat. Wajar saja, karena tugas Kejagung di antaranya menangani masalah penyelewengan dan penyimpangan, termasuk soal dugaan korupsi,” kata Yudi.
“Tapi ingat, kita jangan menghakimi, tunggu saja hasil pasti dari lembaga resmi,” saran mas Bro.
