Hingga kini belum ada konfirmasi apakah sembilan WNI turut muncul dalam video yang beredar tersebut.
Baca Juga: Iran Umumkan 40 Hari Berkabung: Tiga Tokoh Ini Ambil Alih Kepemimpinan Usai Kematian Khamenei
Itamar Ben Gvir Tuai Sorotan
Menteri sayap kanan Israel, Itamar Ben-Gvir, ikut menjadi sorotan setelah membagikan video penahanan aktivis tersebut melalui akun media sosial X miliknya.
Dalam unggahannya, Ben-Gvir terdengar melontarkan komentar bernada mengejek terhadap para aktivis yang ditahan tentara Israel.
“Mereka datang sebagai pahlawan besar, lihat mereka sekarang, mereka bukan pahlawan dan bukan apa-apa,” ujarnya dalam video yang beredar pada Kamis, 21 Mei 2026.
Pernyataan itu memicu reaksi keras dari berbagai pihak yang menilai komentar tersebut tidak pantas di tengah situasi kemanusiaan yang memanas di Gaza.
Baca Juga: Mengapa Selat Hormuz Begitu Penting? Ini Pengaruhnya bagi Pasar Energi Dunia dan Asia
Pemerintah Indonesia Terus Lakukan Upaya Diplomatik
Pemerintah Indonesia menegaskan akan terus mengupayakan langkah diplomatik demi memastikan keselamatan dan pembebasan sembilan WNI yang ikut dalam misi Global Sumud Flotilla.
Selain berkoordinasi dengan negara-negara sahabat di Timur Tengah, pemerintah juga disebut terus memantau perkembangan situasi melalui jalur diplomatik internasional.
Kasus ini menjadi perhatian luas publik Indonesia karena melibatkan relawan kemanusiaan dan jurnalis yang tengah menjalankan misi bantuan untuk warga sipil di Gaza.
