Diakuinya, bahwa sebelumnya ia baru mengetahui informasi anaknya tertabrak dari saudaranya. Karena saat itu dirinya sedang jualan sayuran.
"Jadi pas saya jualan sayur, dikasih tahu. Langsung saya datang ke sini, tadi sempat ke sekolah dulu," ujarnya.
Ia berharap, terduga pelaku tabrak.kerumunan siswa itu harus diproses secara hukum. "Harus ditegakan hukum itu, harus diproses," ucapnya.
Baca Juga: Selain Tangani Mata Katarak, Klinik Saruni Pandeglang Bagikan Makanan Gratis Buatan UMKM
Sementara, pihak kepolisian dari Polres Pandeglang, saat ini masih mendalami kasus kecelakaan lalulintas tunggal yang menyebabkan 1 siswa meninggal dunia dan 6 siswa lainnya luka-luka tersebut.
"Tragedi kecelakaan di depan SD Negeri Sukaratu 5 melibatkan kendaraan Toyota Inova warna hitam yang dikendarai oleh Ahmad Mursidi, yang menabrak kerumunan anak sekolah yang berada di depan SD," ungkap Kasat Lantas Polres Pandeglang, AKP Burhanudin Surya Muhamad kemarin.
Sekarang ini untuk pengemudi masih dipinta keterangan oleh penyidik Satlantas Polres Pandeglang. Dan sementara ini pihaknya masih melakukan penyidikan pengumpulan bukti-bukti lainnya.
"Kami masih melakukan proses penyidikan lebih lanjut," ucapnya. (fat)
