PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Orang tua korban kecelakaan maut di depan SD Negeri Sukaratu 5, Kecamatan Majasari, Pandeglang, minta pengendara inova yang nabrak kerumunan siswa diproses secara hukum.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 7 orang siswa SD Negeri Sukaratu 5 di Kecamatan Majasari, Pandeglang, menjadi korban kecelakaan tunggal, dari 7 siswa yang jadi korban itu satu diantaranya meninggal dunia dan 6 luka-luka.
Selain 7 siswa, terdapat dua korban lainnya dalam tragedi tersebut, yakni seorang sales dan pedagang asongan.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, pengemudi Toyota Inova yang gerudug kerumunan siswa tersebut merupakan salah satu pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Pandeglang.
Baca Juga: Mobil Innova Tabrak Tujuh Siswa SD di Pandeglang, Satu Korban Meninggal Dunia
Kabarnya, terduga pelaku tersebut juga menduduki jabatan kepala dinas di salah satu instansi di lingkungan Pemkab Pandeglang.
Salah seorang keluarga korban kecelakaan lalulintas, Saiful Bahri mengaku, anaknya yang masih duduk dibangku kelas IV itu menjadi salah satu korban dari kecelakaan tunggal tersebut.
"Sedih, kasihan liat anak luka-luka akibat kecelakaan itu," katanya kepada wartawan, Jumat 1 Mei 2026.
Kata dia, anaknya sekarang ini sudah ditangani oleh pihak rumah sakit dan kondisinya sudah mulai membaik.
Baca Juga: Pengemudi Innova yang Tabrak Kerumunan Siswa di Pandeglang Ternyata Seorang Kepala Dinas
"Alhamdulillah sekarang sudah ditangan dan sudah baikan. Tapi masih harus tetap dirawat," katanya lagi.
