Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini mengapresiasi para wisudawan serta menegaskan komitmen korporasi untuk ambil bagian dalam mencetak generasi muda yang memiliki kualitas dan daya saing global di era digital. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi saat ini dituntut tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, daya juang, serta kepedulian terhadap kemajuan bangsa.
“Kami melihat para lulusan hari ini bukan hanya sebagai pencari kerja, tetapi sebagai agent of change, individu yang mampu menciptakan solusi, membuka peluang, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan tentunya bagi bangsa,” ucapnya.
Sebagai perguruan tinggi berbasis teknologi dan kewirausahaan, Telkom University berkomitmen mencetak generasi penerus bangsa yang mampu berperan aktif dalam ekosistem transformasi digital nasional. Telkom University terus mendorong lahirnya talenta unggul yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.
Pada kesempatan yang sama, TelkomGroup melalui Telkom University juga menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem digital yang aman dan berkelanjutan melalui deklarasi pengembangan Safe-AI yang human-centric. Inisiatif ini menjadi wujud peran aktif institusi pendidikan tinggi dalam memastikan inovasi teknologi, termasuk kecerdasan artifisial, tetap berorientasi pada nilai kemanusiaan dan pelindungan generasi penerus bangsa.
Rektor Telkom University, Prof. Suyanto menyampaikan deklarasi kampusnya berdedikasi menciptakan ekosistem digital yang aman melalui inovasi Safe-AI yang human-centric, untuk melindungi dan memberdayakan tunas bangsa.
Pada wisuda periode ini, Telkom University melantik sebanyak 1.502 wisudawan yang terdiri dari lulusan program doktoral, magister, sarjana, sarjana terapan, dan ahli madya. Pelaksanaan wisuda yang digelar dalam dua sesi tersebut menjadi momentum penting dalam mencetak talenta masa depan yang unggul secara akademik serta siap menghadapi dinamika global dan perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, industri, dan institusi pendidikan, TelkomGroup optimistis penguatan talenta digital yang dibarengi literasi, etika, dan keamanan teknologi akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan ekosistem digital Indonesia yang berdaya saing, aman, serta berkelanjutan.
