Klarifikasi BGN soal 19.000 Ekor Sapi untuk MBG, Ini Penjelasan Lengkapnya

Kamis 23 Apr 2026, 16:15 WIB
Dadan Hindayana, Kepala BGN. (Sumber: Instagram)

Dadan Hindayana, Kepala BGN. (Sumber: Instagram)

Ia mencontohkan pengalaman saat momentum ulang tahun Presiden Prabowo Subianto pada 17 Oktober lalu, ketika menu untuk sekitar 36 juta penerima manfaat menggunakan telur dan nasi goreng. “Hari itu butuh 36 juta butir telur atau sekitar 2.200 ton. Dampaknya harga telur sempat naik Rp3.000,” jelasnya.

Baca Juga: YouTube Patuhi Regulasi PP Tunas Komdigi, Akun Anak di Bawah 16 Tahun Dinonaktifkan

Dukung Pangan Lokal dan Stabilitas Pasokan

Lebih lanjut, Dadan menegaskan bahwa keberagaman menu menjadi bagian penting dalam desain program MBG. Tujuannya tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjaga stabilitas rantai pasok pangan nasional.

Pendekatan ini sekaligus membuka peluang pemanfaatan potensi lokal, mulai dari sektor peternakan, perikanan, hingga pertanian di berbagai wilayah Indonesia.

Dengan strategi tersebut, pemerintah berharap program MBG dapat berjalan optimal tanpa menimbulkan tekanan berlebihan pada harga dan ketersediaan bahan pangan di pasar.


Berita Terkait


News Update