Ia memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden tersebut.
“Tidak ada korban, aman. Kejadiannya juga sebentar, sekitar lima sampai sepuluh menit saja,” ucapnya.
Lanjut Andre, jajarannya yang tiba di lokasi langsung bertindak cepat dengan membubarkan massa dan mengamankan situasi.
Baca Juga: Diduga Kelompok Matel Hentikan Kendaraan Warga di Daan Mogot, Kombes Manang Colek OJK
Polsek Cakung bahkan mengerahkan seluruh personelnya melalui mekanisme Panggilan Luar Biasa (PLB) guna mencegah eskalasi konflik.
“Seluruhnya (anggota polsek), PLB (Panggilan Luar Biasa) semua, kita suruh merapat sana semua biar tidak ada korban kan,” tutur Andre.
Selain itu, aparat kepolisian juga mengumpulkan pihak-pihak yang terlibat untuk meredam ketegangan. Para pelaku keributan disebut bukan warga setempat dan akhirnya membubarkan diri setelah situasi mereda.
Sementara itu, pihak kantor matel dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk membuat laporan resmi ke Polres terkait insiden tersebut.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Dalami Dugaan Aplikasi Matel yang Sebarkan Data Konsumen
“Kondisi sekarang sudah aman, anggota masih siaga. Insya Allah sudah kondusif,” kata Andre.
Peristiwa ini sempat viral di media sosial, salah satunya melalui unggahan akun Instagram @warungjurnalis.
Dalam video yang beredar, terlihat aparat kepolisian berupaya menghalau massa, bahkan membawa pelontar gas air mata sambil meminta warga menjauh dari lokasi kejadian.
