JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Wali Kota Jakarta Selatan (Jaksel), Syafrin Liputo menjelaskan progres pembangunan kembali SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi yang roboh pada 2024.
Syafrin menyebutkan, lambannya proses pembangunan ulang disebabkan tahapan perencanaan yang harus dilalui dan memerlukan waktu sehingga proses renovasi tidak dapat berjalan instan.
"Dan perencanaan itu juga tidak dalam waktu yang singkat. Oleh sebab itu, proses inilah yang harus dilalui dalam proses pembangunan untuk SDN 09," kata Syafrin saat ditemui di lokasi, Kamis, 23 Juli 2026.
Ia juga membeberkan penyebab bangunan sekolah tersebut ambruk. Menurutnya, usia bangunan yang sudah puluhan tahun menjadi faktor utama, mengingat sekolah itu telah berdiri sejak 1974 dan renovasi yang pernah dilakukan sebelumnya tidak menyentuh struktur utama bangunan.
Baca Juga: 11 Ribu Anak di Pandeglang Putus Sekolah, Disdikpora Gandeng Ponpes dan PKBM
"Oleh sebab itu, karena termakan oleh usia, maka ini yang kemudian jadi roboh," ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya terjadi di SDN Kebayoran Lama Selatan 09. Masih terdapat sejumlah sekolah lain di Jakarta yang berusia tua dan membutuhkan renovasi secara bertahap.
"Secara bertahap rekan-rekan dari Dinas Pendidikan terus melakukan renovasi dan perbaikan terhadap sekolah-sekolah yang ada," ucapnya.
