Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional Jakarta Masih Stabil Meski BBM Non Subsidi Naik

Minggu 19 Apr 2026, 17:55 WIB
Pedagang trasidisional sedang merapihkan dagangan di Pasar Kopro, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Minggu, 19 April 2026. (Sumber: Poskota/ Pandi Ramedhan)

Pedagang trasidisional sedang merapihkan dagangan di Pasar Kopro, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Minggu, 19 April 2026. (Sumber: Poskota/ Pandi Ramedhan)

“Pasar jadi lebih sepi, biasanya orang pagi cari sarapan sambil belanja, sekarang sudah dapat dari sekolah,” jelasnya.

Sementara itu, Yusuf, pedagang di Pasar Kopro, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, juga menyampaikan hal serupa. Ia memastikan belum ada kenaikan harga bahan pokok akibat kenaikan BBM non-subsidi.

“Sejauh ini harga masih normal, belum ada kenaikan,” kata Yusuf.

Baca Juga: Warga Sumbang BBM ke Pemkab Pandeglang untuk Bantu Tangani Sampah di TPA Bangkonol

Yusuf menilai, dampak kenaikan harga BBM terhadap bahan pokok umumnya baru terasa jika yang naik adalah BBM bersubsidi seperti Pertalite atau jenis bahan bakar yang banyak digunakan oleh pelaku distribusi.

“Biasanya kalau yang naik itu Pertalite atau Pertamax, baru terasa efeknya ke harga bahan pokok,” ujarnya.

Secara keseluruhan, kondisi harga bahan pokok di pasar tradisional Jakarta masih relatif terkendali meski terjadi kenaikan BBM non-subsidi. Namun, pedagang tetap mewaspadai potensi kenaikan harga jika terjadi penyesuaian pada BBM yang lebih luas.


Berita Terkait


News Update