POSKOTACOID - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian memastikan harga BBM subsidi tidak akan naik hingga akhir tahun 2026.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan kebijakan ini diambil sebagai langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional dan juga daya beli.
"Pemerintah dan Pertamina sudah memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi. Jadi sekali lagi BBM bersubsidi itu adalah Pertalite dan Solar," ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 6 April 2026.
Sementara itu, terkait harga BBM non-subsidi seperti Pertamax dan lainnya, Airlangga menjelaskan pemerintah hingga saat ini masih mengkaji kebijakan tersebut.
Baca Juga: Cara Cetak Emas Fisik di Pegadaian, Ini Persyaratannya
Anggaran untuk Subsidi BBM Aman hingga Akhir Tahun
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan anggaran pemerintah untuk subsidi harga BBM dipastikan cukup hingga akhir tahun ini.
"Saya ingin menegaskan bahwa BBM (subsidi ) tidak akan naik sampai akhir tahun dan anggarannya saya cukup," kata Purbaya dalam kesempatan yang sama.
Bendahara negara itu mengatakan, pemerintah masih memiliki cadangan anggaran yang dapat digunakan apabila kondisi ke depannya tiba-tiba memburuk.
"Kalau kepepet gimana? Misalnya harganya lebih tinggi juga ya, enggak terkendali misalnya. Selama suplainya ada, kita masih punya bantalan uang sebesar Rp430 miliar," jelas Purbaya.
Daan tersebut, kata dia, berasal dari sisa anggaran lebih atau SAL lembaga atau kementerian yang tidak digunakan.
