Produk susu perasa, keju, dan yogurt harus dibatasi konsumsinya karena bisa meningkatkan risiko kanker prostat.
8. Makanan Kaleng
Makanan kaleng dapat menyebabkan kanker karena kemasan kaleng yang digunakan mengandung bahan kimia Bisphenol-A (BPA). Terdapat studi yang melaporkan bahwa BPA dalam makanan kaleng dapat berpindah dari lapisan kaleng ke makanan di dalamnya.
BPA berkaitan dengan masalah kesehatan tertentu, seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan disfungsi seksual. Ini juga berkaitan dengan risiko kanker apabila mengkonsumsinya terlalu banyak.
9. Mie Instan
Seringkali dijadikan makanan darurat karena harganya yang terjangkau dan mudah dibuat, namun mie instan dapat menjadi salah satu penyebab kanker karena kandungan garam dan pengawetnya yang tinggi.
Oleh karena itu, konsumsinya sehari-hari perlu dibatasi dengan ketat agar tidak berdampak buruk bagi kesehatan.
10. Makanan Cepat Saji
Saat ini ada banyak sekali makanan cepat saji yang viral dan digemari oleh banyak orang. Akan tetapi, makanan cepat saji umumnya tidak bergizi dan tinggi kalori.
Jika dikonsumsi terlalu sering, maka akan berdampak buruk bagi tubuh. Selain memicu kanker, makan cepat saji juga bisa menyebabkan obesitas, resistensi insulin, dan gangguan kardiovaskular.
Tanda dan Gejala Kanker
Dihimpun dari website resmi Kemenkes, ada beberapa gejala kanker yang bisa dirasakan oleh para penderitanya.
Namun, gejala yang timbul cukup bervariasi, tergantung pada jenis kanker dan organ tubuh yang terserang sel kanker. Beberapa gejala umum yang timbul, seperti:
- muncul benjolan
- nyeri di salah satu bagian tubuh
- pucat, lemas dan cepat lelah
- perubahan pada kulit
- berat badan turun secara drastis
- batuk kronis
- memar dan perdarahan secara spontan.
