Metrotrans Low Entry Layani Rute Blok M-Bandara Soetta, Tarif Tetap Rp3.500

Kamis 05 Mar 2026, 12:43 WIB
Ilustrasi. Metrotrans low entry layani rute blok m-bandara soetta siap melancarkan arus mudik lebaran 2026. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Ilustrasi. Metrotrans low entry layani rute blok m-bandara soetta siap melancarkan arus mudik lebaran 2026. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

POSKOTA.CO.ID - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mematangkan persiapan operasional rute baru menuju Bandara Soekarno-Hatta menjelang Idulfitri 1447 H/2026 M.

Rute Blok M Bandara (SH2) ini disiapkan sebagai tambahan layanan selain trayek Kalideres-Bandara (SH1) yang telah lebih dulu beroperasi.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi penguatan transportasi publik sekaligus mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.

Dilansir dari laman resmi Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta pada Kamis, 5 Maret 2026. Berikut informasinya.

Baca Juga: Belum Kantongi Izin, Dua Lapangan Padel di Jakarta Utara Disegel

Transjakarta Rute Blok M-Bandara Soetta Bakal Dilayani Metrotrans Low Entry

Ilustrasi. Transjakarta rute blok m-bandara soetta bakal dilayani metrotrans low entry (Sumber: Pinterest)

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Welfizon Yuza, mengungkapkan bahwa persiapan administrasi dan teknis terus dikebut.

Pihaknya telah menggelar pertemuan dengan Angkasa Pura untuk membahas kerja sama operasional.

Draf nota kesepahaman (MoU) telah ditandatangani oleh Transjakarta dan kini memasuki tahap penandatanganan di pihak Angkasa Pura.

Pada prinsipnya, pengelola bandara mendukung penuh pembukaan rute baru ini karena dinilai mampu menambah alternatif akses transportasi bagi masyarakat.

Baca Juga: ODGJ Buang Puntung Rokok Sembarangan, Satu Rumah di Bogor Ludes Terbakar

Namun, sejumlah penyesuaian masih dibahas, terutama terkait pengaturan arus kendaraan di area terminal serta integrasi dengan moda internal bandara seperti Kalayang yang melayani perpindahan antarterminal.

Target Operasi Sebelum Lebaran 2026

Setelah proses MoU rampung, Transjakarta akan mempercepat pengurusan perizinan di Kementerian Perhubungan.

Targetnya, rute SH2 Blok M-Bandara sudah dapat beroperasi sebelum Lebaran guna mengantisipasi lonjakan mobilitas saat musim mudik.

Welfizon menegaskan, tingginya penggunaan kendaraan pribadi menuju bandara menjadi latar belakang penguatan layanan ini.

Dari sekitar 50 juta penumpang bandara tahun lalu, mayoritas masih mengandalkan kendaraan pribadi sehingga akses dari pintu tol menuju kawasan bandara kerap mengalami kepadatan.

Baca Juga: Ibu Meninggal saat Bersalin, Bayi Malang Dibuang di Pasar Minggu

Gunakan Bus Metrotrans Low Entry yang Ramah Penumpang

Untuk melayani rute ini, Transjakarta akan mengoperasikan unit Metrotrans low entry berwarna oranye dengan lantai rendah.

Bus tipe ini dinilai lebih ramah bagi penumpang yang membawa koper atau barang bawaan karena akses naik-turun lebih mudah.

Pola pemberhentian dirancang di halte sisi trotoar, bukan di jalur tengah.

Skema ini memudahkan penumpang saat naik maupun turun, termasuk ketika tiba di kawasan bandara.

Baca Juga: 9 Tempat Ngabuburit di Jakarta yang Selalu Ramai, Nomor 3 Paling Diburu!

Rute dan Jam Operasional

Rute Blok M-Bandara (SH2) direncanakan melintasi koridor Sudirman, naik melalui Semanggi, melewati kawasan MPR/DPR, kemudian masuk jalan tol menuju bandara.

Sementara itu, rute Kalideres-Bandara (SH1) tetap beroperasi seperti biasa.

Terkait titik akhir di bandara, Transjakarta masih berkoordinasi dengan pengelola untuk menentukan lokasi pemberhentian.

Kebijakan pembatasan kendaraan yang masuk langsung ke masing-masing terminal menjadi pertimbangan, dengan opsi integrasi akses Kalayang sebagai salah satu solusi.

Untuk jam operasional sementara akan mengikuti pola reguler, yakni pukul 05.00-22.00 WIB.

Penyesuaian masih dimungkinkan mengikuti pola penerbangan, terutama penerbangan domestik yang biasanya meningkat pada siang hari saat periode mudik.

Tarif Tetap Rp3.500

Soal tarif, layanan rute Blok M-Bandara tetap mengikuti ketentuan reguler Transjakarta, yakni Rp3.500 dan Rp2.000 sesuai waktu layanan.

Dengan berbagai persiapan tersebut, Transjakarta optimistis rute SH2 Blok M-Bandara dapat mulai beroperasi sebelum Lebaran 2026.

Kehadiran rute ini diharapkan memperluas akses transportasi publik sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi menuju Bandara Soekarno-Hatta.


Berita Terkait


News Update