Setelah proses MoU rampung, Transjakarta akan mempercepat pengurusan perizinan di Kementerian Perhubungan.
Targetnya, rute SH2 Blok M-Bandara sudah dapat beroperasi sebelum Lebaran guna mengantisipasi lonjakan mobilitas saat musim mudik.
Welfizon menegaskan, tingginya penggunaan kendaraan pribadi menuju bandara menjadi latar belakang penguatan layanan ini.
Dari sekitar 50 juta penumpang bandara tahun lalu, mayoritas masih mengandalkan kendaraan pribadi sehingga akses dari pintu tol menuju kawasan bandara kerap mengalami kepadatan.
Baca Juga: Ibu Meninggal saat Bersalin, Bayi Malang Dibuang di Pasar Minggu
Gunakan Bus Metrotrans Low Entry yang Ramah Penumpang
Untuk melayani rute ini, Transjakarta akan mengoperasikan unit Metrotrans low entry berwarna oranye dengan lantai rendah.
Bus tipe ini dinilai lebih ramah bagi penumpang yang membawa koper atau barang bawaan karena akses naik-turun lebih mudah.
Pola pemberhentian dirancang di halte sisi trotoar, bukan di jalur tengah.
Skema ini memudahkan penumpang saat naik maupun turun, termasuk ketika tiba di kawasan bandara.
Baca Juga: 9 Tempat Ngabuburit di Jakarta yang Selalu Ramai, Nomor 3 Paling Diburu!
Rute dan Jam Operasional
Rute Blok M-Bandara (SH2) direncanakan melintasi koridor Sudirman, naik melalui Semanggi, melewati kawasan MPR/DPR, kemudian masuk jalan tol menuju bandara.
Sementara itu, rute Kalideres-Bandara (SH1) tetap beroperasi seperti biasa.
