Iman kepada Qada dan Qadar: Dalil Alquran dan Hikmahnya bagi Kehidupan

Rabu 04 Mar 2026, 05:10 WIB
Iman kepada Qada dan Qadar dalil Alquran dan hikmahnya bagi Kehidupan. (Sumber: Pinterest/Adetia Pratama)

Iman kepada Qada dan Qadar dalil Alquran dan hikmahnya bagi Kehidupan. (Sumber: Pinterest/Adetia Pratama)

Ayat ini mengajarkan sikap tawakal. Seorang Muslim diperintahkan untuk berserah diri kepada Allah SWT, tanpa merasa putus asa saat tertimpa musibah maupun sombong saat mendapat nikmat.

Baca Juga: Konflik Iran-Israel Memanas: 70 Ribu Pasukan Cadangan Dipanggil, Benarkah Tanda Dajjal?

  1. Surah Al-Hijr Ayat 21

وَإِن مِّن شَيْءٍ إِلَّا عِندَنَا خَزَائِنُهُ وَمَا نُنَزِّلُهُ إِلَّا بِقَدَرٍ مَّعْلُومٍ

Wa im min shai'in illaa 'indanaa khazaaa 'inuhoo wa maa nunazziluhooo illaa biqadarim ma'loom

Artinya: “Dan tidak ada sesuatu pun, melainkan pada sisi Kamilah khazanahnya; Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran tertentu.”

Ayat ini menegaskan bahwa segala rezeki dan kejadian berada dalam kekuasaan Allah SWT serta diturunkan sesuai ukuran yang telah ditentukan.

  1. Surah Al-Furqan Ayat 2

الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَلَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًا وَلَمْ يَكُن لَّهُ شَرِيكٌ فِي الْمُلْكِ وَخَلَقَ كُلَّ شَيْءٍ فَقَدَّرَهُ تَقْدِيرًا

Allazee lahoo mulkus samaawaati wal ardi wa lam yattakhiz waladanw wa lam yakul lahoo shareekun filmulki wa khalaqa kulla shai'in faqaddarahoo taqdeeraa

Artinya: “Yang memiliki kerajaan langit dan bumi, tidak mempunyai anak, tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan-Nya, dan Dia menciptakan segala sesuatu, lalu menetapkan ukuran-ukurannya dengan tepat.”

Dalam ayat ini ditegaskan bahwa Allah SWT adalah pemilik langit dan bumi yang mengatur seluruh ciptaan dengan ketetapan yang sempurna dan penuh hikmah.

  1. Surah An-Najm Ayat 39–40

وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَىٰ وَأَنَّ سَعْيَهُ سَوْفَ يُرَىٰ

Wa al laisa lil insaani illaa maa sa’aa wa anna sa’yahuu sawfa yuraa

Artinya: “Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya dan sesungguhnya usahanya itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya).”

Ayat ini memperjelas bahwa manusia bertanggung jawab atas usahanya sendiri. Konsep ini memperkuat pentingnya kerja keras dan ikhtiar dalam menjalani kehidupan.

Dalil tentang qada dan qadar dalam Alquran menunjukkan bahwa takdir bukanlah alasan untuk pasrah tanpa usaha.


Berita Terkait


News Update