Iman kepada Qada dan Qadar: Dalil Alquran dan Hikmahnya bagi Kehidupan

Rabu 04 Mar 2026, 05:10 WIB
Iman kepada Qada dan Qadar dalil Alquran dan hikmahnya bagi Kehidupan. (Sumber: Pinterest/Adetia Pratama)

Iman kepada Qada dan Qadar dalil Alquran dan hikmahnya bagi Kehidupan. (Sumber: Pinterest/Adetia Pratama)

Innaa kulla shai'in khalaqnaahu biqadar

“Sungguh, Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.”

Ayat ini menegaskan bahwa seluruh ciptaan Allah SWT telah diatur dengan ukuran dan ketentuan yang sempurna. Tidak ada satu pun makhluk yang tercipta secara kebetulan. Semua berjalan sesuai hukum dan ketetapan-Nya.

  1. Surah Al-Hadid Ayat 22

مَا أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِّن قَبْلِ أَن نَّبْرَأَهَا ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ

Maaa asaaba mim musee batin fil ardi wa laa feee anfusikum illaa fee kitaabim min qabli an nabra ahaa; innaa zaalika 'alal laahi yaseer

Artinya: “Setiap bencana yang menimpa di bumi dan yang menimpa dirimu sendiri, semuanya telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami mewujudkannya. Sunggu, yang demikian itu mudah bagi Allah.”

Ayat ini menjelaskan bahwa segala musibah telah tercatat di Lauh Mahfuzh sebelum terjadi. Artinya, tidak ada peristiwa di dunia yang luput dari pengetahuan Allah SWT.

Baca Juga: Prediksi Malam Lailatul Qadar 2026, Ini Daftar Malam Ganjil di 10 Hari Terakhir Ramadhan

  1. Surah Ar-Ra’d Ayat 11

لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِّن بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنفُسِهِمْ ۗ وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ ۚ وَمَا لَهُم مِّن دُونِهِ مِن وَالٍ

Lahoo mu'aqqibaatum mim baini yadaihi wa min khalfihee yahfazoonahoo min amril laah; innal laaha laa yughaiyiru maa biqawmin hattaa yughaiyiroo maa bianfusihim; wa izaaa araadal laahu biqawmin sooo'an falaa maradda lah; wa maa lahum min dooniheeminw waal

Artinya: “Baginya (manusia) ada malaikat-malaikat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia.”

Ayat ini menjadi dalil penting bahwa manusia diperintahkan untuk berikhtiar. Meski takdir telah ditetapkan, perubahan nasib tetap memerlukan usaha dan kesungguhan dari manusia.

  1. Surah At-Taubah Ayat 51

قُل لَّن يُصِيبَنَا إِلَّا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَنَا هُوَ مَوْلَانَا ۚ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ

Qul lany-yuseebanaaa illaa maa katabal laahu lanaa Huwa mawlaanaa; wa 'alal laahi falyatawak kalimu 'minoon

Artinya: “Katakanlah (Muhammad), “Tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah bagi kami. Dialah pelindung kami, dan hanya kepada Allah bertawakallah orang-orang yang beriman.”


Berita Terkait


News Update