POSKOTA.CO.ID - Seluruh umat Islam saat ini sedang menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Bulan penuh ampunan dan keberkahan ini menjadi momentum bagi kaum Muslim untuk berlomba-lomba memperbanyak amal ibadah dan meraih pahala sebanyak-banyaknya.
Di tengah semangat tersebut, Khalid Basalamah membagikan saran sederhana yang bisa menjadi amalan rutin selama Ramadhan.
Menurutnya, ada satu amalan ringan yang pahalanya sangat besar dan mudah dilakukan oleh siapa saja.
Baca Juga: Gerhana Bulan saat Ramadhan Pertanda Apa? Ini Maknanya yang Perlu Diketahui
Amalan Ringan dengan Pahala Berlipat

Dikutip dari kanal YouTube resminya, Ustaz Khalid Basalamah pada Selasa, 3 Maret 2026. Menjelaskan bahwa memberi makan orang yang berpuasa merupakan amalan yang memiliki keutamaan luar biasa.
“Misalnya kita berpuasa 30 hari di bulan Ramadhan, maka kita mendapatkan pahala 30 hari,” ujar Ustaz Khalid Basalamah.
Namun, pahala tersebut bisa bertambah berlipat ketika seseorang turut memberikan makanan atau minuman kepada orang lain yang berbuka puasa.
Ia menyarankan umat Islam untuk membiasakan diri berbagi takjil atau sekadar air minum. Cara yang dilakukan pun tidak harus rumit. Misalnya, membeli air mineral lalu menitipkannya ke masjid untuk dibagikan saat waktu berbuka.
Baca Juga: Waspada! 5 Hal Ini Bisa Hanguskan Pahala Puasa Ramadhan
“Buka puasakan orang lain. Beri makan, sedekah, kasih makan, kasih minum,” pesannya.
Tak hanya di masjid, berbagi juga bisa dilakukan di jalan saat menjelang azan magrib. Ketika kondisi macet, membagikan air minum kepada pengendara yang belum sempat berbuka menjadi ladang pahala yang besar.
Menurutnya, jika dalam satu hari seseorang memberi makan 48 orang yang berpuasa, maka ia mendapatkan pahala seperti 49 orang berpuasa pada hari tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang dibantu.
Hadits Tentang Keutamaan Memberi Makan Orang yang Puasa
Anjuran untuk memberi makan orang yang berpuasa bukan tanpa dasar. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا
“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi no. 807, Ibnu Majah no. 1746, dan Ahmad 5:192)
Hadits ini menunjukkan bahwa berbagi makanan, meski hanya segelas air atau sebutir kurma, tetap bernilai besar di sisi Allah SWT.
Baca Juga: Sejarah Perang Badar di Bulan Ramadan, Pertempuran yang Mengubah Perjalanan Islam
Ramadhan: Momentum Mencari Berkah, Bukan Sekadar Keuntungan
Ustaz Khalid juga mengingatkan agar umat Islam tidak hanya berorientasi pada keuntungan materi selama Ramadhan.
Sebaliknya, bulan suci ini hendaknya dimanfaatkan untuk mencari keberkahan dan pahala yang berlipat ganda.
Amalan memberi makan orang yang berpuasa menjadi salah satu cara paling mudah dan praktis untuk dilakukan oleh siapa pun, tanpa memandang latar belakang ekonomi.
Dengan niat tulus dan konsisten, amalan sederhana ini dapat menjadi investasi pahala yang terus mengalir sepanjang bulan Ramadhan.
Semoga Allah SWT memudahkan kita dalam beribadah dan mengisi Ramadhan dengan amal terbaik. Wallahu a’lam.
