POSKOTA.CO.ID - Menentukan batas waktu sahur kerap menjadi perbincangan di tengah masyarakat, terutama saat bulan Ramadhan tiba.
Tidak sedikit umat Islam yang masih ragu, apakah sahur harus dihentikan saat imsak atau justru masih diperbolehkan hingga azan Subuh berkumandang.
Perbedaan pemahaman ini sering kali memunculkan kebiasaan yang beragam di tengah masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Ustadz Adi Hidayat memberikan penjelasan rinci mengenai batas waktu sahur yang benar menurut Al-Qur’an dan sunnah Nabi Muhammad SAW.
Penjelasan ini penting agar umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang, sah, dan sesuai tuntunan syariat.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026 Terbit, Download Link Versi Resmi Kemenag di Sini
Batas Waktu Sahur Kapan?
Sebagaimana dilansir dari kanal YouTube Ummu Haniya, pada Kamis, 19 Februari 2026, Ustadz Adi Hidayat menjelaskan, sahur berkaitan erat dengan waktu sahar, yakni penghujung malam menjelang terbitnya fajar.
Segala aktivitas yang dilakukan pada waktu tersebut, baik makan, minum, berdoa, atau berzikir, termasuk dalam makna sahur.
Batas waktu sahur secara tegas dijelaskan dalam Al-Qur’an, khususnya pada Surah Al-Baqarah ayat 187.
Dalam ayat tersebut, Allah SWT mempersilakan umat Islam untuk makan dan minum hingga jelas terbit fajar.
Makna “benang putih dari benang hitam” yang disebutkan dalam ayat tersebut adalah kiasan bagi cahaya fajar yang mulai tampak dan memisahkan gelapnya malam.
