Oleh karena itu, memahami jadwal waktu Subuh yang akurat menjadi hal penting, agar ibadah puasa tetap sah.
Selain menjelaskan batas sahur, Ustadz Adi Hidayat juga menekankan sunnah Nabi Muhammad SAW untuk menunda sahur hingga mendekati waktu Subuh.
Sahur yang dilakukan terlalu awal dinilai mengurangi keberkahan dan memberatkan tubuh dalam menahan lapar sepanjang hari.
Sahur yang mendekati Subuh memberikan manfaat fisik dan spiritual, di antaranya energi yang lebih stabil, serta kesempatan untuk memperbanyak ibadah di waktu-waktu mustajab menjelang fajar.
Pemahaman yang tepat mengenai batas waktu sahur akan membantu umat Islam menjalani ibadah puasa dengan lebih tenang dan yakin.
Dengan berpegang pada dalil Al-Qur’an dan penjelasan para ulama, umat Islam tidak perlu lagi merasa ragu atau waswas saat menjalankan sahur.
Ustadz Adi Hidayat menegaskan, Islam adalah agama yang memberi kemudahan, bukan kesulitan.
Jadi, selama sahur dilakukan sebelum terbit fajar dan dihentikan saat waktu Subuh masuk, maka puasa yang dijalankan tetap sah serta bernilai ibadah.
