POSKOTA.CO.ID - Menjalani ibadah puasa Ramadhan kerap menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian masyarakat, khususnya yang memiliki riwayat gangguan asam lambung atau maag.
Perubahan signifikan pada pola makan, jam istirahat, hingga kebiasaan konsumsi makanan selama Ramadhan sering kali memunculkan kekhawatiran akan kambuhnya gejala.
Diantaranya, seperti nyeri ulu hati, mual, perut terasa kembung, hingga sensasi panas di dada.
Tak sedikit pula penderita maag yang akhirnya memilih untuk tidak berpuasa karena takut kondisi kesehatannya memburuk.
Anggapan bahwa puasa dapat memperparah asam lambung pun masih banyak diyakini di tengah masyarakat.
Padahal, pandangan tersebut tidak sepenuhnya tepat jika ditinjau dari sudut pandang kesehatan.
Praktisi kesehatan sekaligus penggagas Jurus Sehat Rasulullah (JSR), dr. Zaidul Akbar, justru menilai puasa berpotensi membantu memperbaiki sistem pencernaan, termasuk pada penderita asam lambung, asalkan dijalani dengan cara yang benar dan pola hidup yang tepat.
Dikutip dari kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, Selasa, 10 Februari 2026, ia memaparkan sejumlah solusi, agar puasa tetap aman dan nyaman bagi penderita maag dan asam lambung.
Baca Juga: Niat Puasa Ramadhan Harus Setiap Malam atau Cukup Sekali? Ini Penjelasan Lengkapnya
Solusi Aman Dokter Zaidul Akbar
Menurut dr. Zaidul Akbar, anggapan bahwa puasa selalu menjadi penyebab naiknya asam lambung perlu diluruskan.
Ia menegaskan, persoalan utama bukan terletak pada puasanya, melainkan pada pola makan yang keliru sebelum dan setelah berpuasa.
