Akan tetapi, hendaknya jurnalisme tidak. Harus tetap kokoh dan kuat. Karena yang berubah hanya medianya, tidak dengan jurnalistik, jurnalis, dan jurnalismenya seperti dikatakan Harmoko dalam kolom “Kopi Pagi” pada portal ini.
Jurnalistik, jurnalis, dan jurnalisme memastikan informasi yang disebarkan untuk publik didapat dengan cara-cara profesional, berbasis ilmu, dan pengalaman panjang. Dengan seleksi ketat, mana yang layak beredar, untuk diketahui umum dan mana yang tidak, sehingga masyarakat lebih nyaman dalam mengaksesnya.
Pers yang bebas dan bertanggung jawab. Pers yang berintegritas adalah harapan kita bersama, sebagai ruang publik penyedia informasi yang sehat dan berkeadilan.
Negara wajib hadir menjaga pers agar tetap demokratis, sehat, penyeimbang aspirasi yang efektif dan konstruktif. Tak kalah pentingnya menjaga berkelanjutan media sebagai lembaga ekonomi yang mandiri.
Selamat Hari Pers Nasional. (Azisoko)
