Jangan Klik! Modus Phishing PayLater Mengintai, Ini Cara Lindungi Data Anda

Minggu 08 Feb 2026, 20:45 WIB
Ilustrasi. Modus phishing paylater (Sumber: Cairin)

Ilustrasi. Modus phishing paylater (Sumber: Cairin)

Ini trik lama tapi tetap efektif. Korban dikirimi tautan menuju situs tiruan yang tampilannya mirip dengan aplikasi resmi. Biasanya ada ancaman seperti akun akan dibekukan jika tidak segera verifikasi.

Begitu data dimasukkan, email, kata sandi, hingga OTP langsung jatuh ke tangan penipu. Perbedaan biasanya hanya terlihat pada nama domain yang sedikit dimodifikasi.

  1. Telepon atau SMS Mendesak

Disebut juga vishing dan smishing. Pelaku mengaku petugas layanan pelanggan lalu meminta OTP dengan alasan keamanan.

Baca Juga: Rekomendasi 10 Aplikasi PayLater Resmi Terdaftar di OJK, Cek Daftarnya di Sini

Padahal, perusahaan resmi tidak pernah meminta kode rahasia lewat telepon.

Kini bahkan muncul rekayasa suara berbasis AI yang membuat penipu terdengar seperti petugas sungguhan.

  1. Akun Media Sosial Tiruan

Penipu membuat akun dengan logo dan tampilan profesional.

Mereka menawarkan promo, kenaikan limit instan, atau bantuan kendala teknis. Ujungnya korban diarahkan mengisi data pribadi atau membuka link berbahaya.

Cara Efektif Melindungi Data Pribadi Saat Pakai PayLater

Memahami modus saja tidak cukup. Pengguna perlu membangun kebiasaan digital yang aman.

  1. Selalu Verifikasi Sebelum Klik

Jangan percaya begitu saja pada pesan masuk. Pastikan alamat situs benar, gunakan aplikasi resmi dari toko aplikasi, dan cek pengumuman melalui akun terverifikasi.

Jika ragu, hubungi customer service resmi.

  1. Aktifkan Autentikasi Dua Langkah

Fitur ini membuat akun tetap aman meski password bocor. Tanpa verifikasi tambahan, pelaku tetap tidak bisa masuk.


Berita Terkait


News Update