TANJUNG PRIOK, POSKOTA.CO.ID - PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) mengganti bagian pelat besi jalan tol yang telah dicuri dengan material bernama Fiber Reinforced Polymer (FRP) untuk mencegah pencurian.
Penggantian bahan ini sebagai tindaklanjut usai maraknya aksi pencurian plat besi penopang jalan di kolong Tol Wiyoto Wiyono Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Adapun FRP sendiri merupakan panel berbahan fiber yang memiliki fungsi serupa dengan plat besi, hanya saja memiliki nilai yang lebih ekonomis.
Direktur Operasi CMNP, Djoko Sapto mengatakan, panel fiber ini dipastikan memiliki kekuatan yang cukup untuk menjadi penahan pondasi beton.
Baca Juga: Diduga Hindari Jalan Berlubang di Pasar Kemis, Wanita Muda Tewas Terlindas Dump Truk
CMNP meyakini, dengan penggunaan material baru tersebut tidak akan ada lagi aksi pencurian, karena panel fiber cenderung tidak laku dijual.
"Karena menurut kami pelat mempunyai nilai ekonomis yang membuat orang menjadi berkeinginan untuk mengambil pelat tersebut. Kami ganti dengan namanya FRP, seperti karet yang setelah dipasang tidak punya nilai ekonomis," kata Djoko kepada Poskota dikutip Minggu, 8 Februari 2026.
"Jadi dengan harapan seperti itu kami bisa meminimalkan kasus-kasus pencurian dan secara struktur kami tetap bisa mempertahankan penambahan kekuatan dengan baik," sambungnya.
Menurut Djoko, pencurian plat besi penopang jalan itu sudah terjadi sejak tahun 2016, dan terakhir kalinya terjadi pada 23 April 2025 lalu.
Baca Juga: Bahayakan Warga, Pemprov DKI Sayangkan Aksi Pencurian Plat Besi di Kolong Tol Wiyoto Wiyono
Guru Besar Material dan Struktur Beton ITB, Prof Iswandi Imran mengatakan, sebetulnya penggunaan FRP tidak begitu berarti karena material beton dinilai sudah sangat kuat.
