Wajib Tahu! Ini Dampak Telat Bayar Shopee Paylater terhadap Skor Kredit dan Akun

Rabu 04 Feb 2026, 13:30 WIB
Ilustrasi. Pengguna Shopee PayLater wajib waspada. Telat bayar tagihan dapat menyebabkan denda menumpuk, skor kredit memburuk, hingga akun Shopee dibatasi atau diblokir permanen. (Sumber: Poskota/AI Generated)

Ilustrasi. Pengguna Shopee PayLater wajib waspada. Telat bayar tagihan dapat menyebabkan denda menumpuk, skor kredit memburuk, hingga akun Shopee dibatasi atau diblokir permanen. (Sumber: Poskota/AI Generated)

Selain itu, pengguna juga bisa kehilangan akses ke berbagai promo, voucher, dan penawaran menarik yang biasanya tersedia bagi pengguna aktif.

  1. Skor Kredit Berpotensi Menurun

Shopee Paylater terhubung dengan sistem kredit nasional seperti SLIK OJK. Riwayat pembayaran yang buruk, baik karena sering telat maupun gagal bayar, dapat tercatat dalam sistem tersebut.

Dampaknya, skor kredit pengguna bisa menurun dan berpengaruh saat mengajukan pinjaman di bank, leasing, atau lembaga keuangan lainnya di masa depan.

  1. Fitur Shopee Paylater Bisa Dibatasi atau Dinonaktifkan

Pengguna dengan catatan keterlambatan pembayaran berisiko mengalami pembatasan akses hingga penonaktifan fitur Shopee PayLater.

Jika hal ini terjadi, pengguna tidak lagi bisa menggunakan layanan Paylater untuk transaksi selanjutnya, yang tentu menyulitkan bagi mereka yang sudah terbiasa mengandalkan metode pembayaran ini.

  1. Penagihan Intensif yang Mengganggu Kenyamanan

Saat terjadi keterlambatan, Shopee akan mengirimkan pengingat melalui berbagai saluran, mulai dari notifikasi aplikasi, SMS, email, hingga panggilan telepon.

Jika tunggakan berlangsung lama, penagihan bisa menjadi lebih intens dan berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari. Dalam kondisi tertentu, penagihan juga dapat dilakukan oleh pihak ketiga, yang tentu menimbulkan rasa tidak nyaman dan stres.

  1. Risiko Masuk Daftar Hitam Kreditur

Risiko paling serius adalah kemungkinan masuk ke daftar hitam kreditur akibat gagal melunasi tagihan dalam jangka panjang. Jika sudah masuk daftar hitam, pengguna akan kesulitan mengajukan kredit kendaraan, KPR, hingga pinjaman modal usaha. Bahkan, akun Shopee bisa diblokir sehingga seluruh layanan dan fitur di platform tersebut tidak lagi dapat digunakan.

Baca Juga: Bunga Shopee PayLater 2,95 Persen, Begini Cara Menghitung Cicilan agar Tak Kaget

Cara Bijak Menggunakan Shopee Paylater Agar Aman

Agar terhindar dari berbagai risiko di atas, pengguna Shopee Paylater disarankan untuk menerapkan langkah-langkah bijak berikut ini.

  1. Pertama, buat catatan setiap transaksi yang menggunakan Shopee Paylater agar total tagihan dapat dipantau dengan jelas.
  2. Kedua, biasakan membayar tagihan sebelum tanggal jatuh tempo, bahkan lebih awal jika memungkinkan.
  3. Ketiga, manfaatkan fitur pengingat tagihan di aplikasi Shopee agar tidak lupa jadwal pembayaran.
  4. Keempat, prioritaskan pembayaran Shopee Paylater dibandingkan pengeluaran konsumtif lainnya agar tidak terkena denda.

Jika mengalami kendala keuangan, segera hubungi Customer Service Shopee untuk mencari solusi terbaik sebelum masalah semakin besar.

Shopee Paylater memang menawarkan kemudahan dan fleksibilitas dalam berbelanja, tetapi juga menyimpan risiko besar jika tidak dikelola dengan baik. Keterlambatan pembayaran bukan hanya berdampak pada denda, tetapi juga dapat memengaruhi skor kredit dan masa depan finansial pengguna.


Berita Terkait


News Update