POSKOTA.CO.ID - Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Pada bulan pertama dalam kalender Hijriah ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah dan amal saleh, termasuk menjalankan puasa sunah.
Puasa Muharram tidak hanya terbatas pada puasa Tasua dan Asyura. Ada sejumlah puasa lain yang juga dianjurkan untuk dikerjakan guna meraih pahala dan keutamaan yang besar.
Lantas, berapa hari puasa Muharram yang dianjurkan? Berikut ulasan lengkapnya.
Berapa Hari Puasa Muharram yang Dianjurkan?

Secara umum, terdapat empat hari puasa sunah yang dianjurkan selama bulan Muharram, yakni:
Baca Juga: Kumpulan Dzikir dan Doa Hari Arafah, Amalkan untuk Raih Ampunan Allah SWT
- Puasa awal Muharram pada 1 Muharram (16 Juni 2026)
- Puasa Tasua pada 9 Muharram (24 Juni 2026)
- Puasa Asyura pada 10 Muharram (25 Juni 2026)
- Puasa 11 Muharram pada 11 Muharram (26 Juni 2026)
Dari keempat puasa tersebut, puasa Tasua dan Asyura merupakan amalan yang paling utama.
Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura
Puasa Tasua dilaksanakan setiap tanggal 9 Muharram, sedangkan puasa Asyura dilakukan pada 10 Muharram.
Keutamaan puasa Asyura dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari:
"Tidak pernah aku melihat Nabi Muhammad SAW sengaja berpuasa pada suatu hari yang beliau istimewakan dibanding hari-hari lainnya kecuali hari Asyura dan bulan ini, yakni bulan Ramadan." (HR Bukhari)
Selain itu, puasa Asyura juga memiliki keistimewaan dapat menghapus dosa-dosa kecil selama setahun yang telah lalu. Rasulullah SAW bersabda:
Baca Juga: Waktu Qadha Sudah Lewat? Ketahui Cara Menebus Hutang Puasa dan Niat yang Dianjurkan
