POSKOTACOID - Risiko galbay Shopee PayLater perlu diketahui oleh masyarakat yang saat ini sedang berada dalam situasi tersebut.
Shopee PayLater merupakan salah satu layanan buy now pay later (BNPL) atau beli sekarang bayar nanti yang paling digemari masyarakat.
Layanan ini bisa dengan mudah digunakan masyarakat untuk melakukan transaksi online di Shopee maupun membeli barang di merchant offline.
Kemudahan yang ditawarkan layanan ini tak jarang membuat pengguna terlena hingga tanpa sadar membelanjakan limit yang dimiliki di luar pemasukan bulanannya.
Baca Juga: Update Harga Emas Antam Hari Ini Selasa 3 Februari 2026 di Jakarta, 1 Gram Kini di Bawah Rp2,9 Juta
Akibatnya, pengguna yang terlanjur berbelanja dengan tidak bijak membuat dirinya kesulitan dalam melunasi cicilan bulanan hingga akhirnya gagal bayar atau galbay.
Padahal, bagi mereka yang telat membayar tagihan Shopee PayLater akan ada konsekuensi yang harus ditanggung.
Lantas, apa saja risiko galbay Shopee PayLater? Simak beberapa konsekuensinya berikut ini agar pengguna lebih berhati-hati.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Hari Ini 3 Februari 2026 Merosot, Momentum Tepat untuk Borong?
Risiko Galbay Shopee PayLater
Menghimpun dari website Bank Sinarmas, setidaknya ada lima risiko galbay Shopee PayLater yang harus diwaspadai pengguna.
1. Denda Keterlambatan
Apabila pengguna terlambat membayar tagihan Shopee PayLater melebihi batas waktu yang sudah ditentukan, maka akan ada denda keterlambatan yang akan dikenakan.
Mengutip dari laman Shopee, pengguna akan dikenakan denda keterlambatan sebesar 5 persen per bulan dari total tagihan yang harus dibayarkan.
Meski dendanya bersifat flat dalam satu bulan, namun denda akan terus bertambah setiap bulannya jika pengguna tidak segera melunasi cicilan.
2. Skor Kredit Buruk
Perlu diketahui bahwa Shopee PayLater diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga setiap riwayat pembayaran yang dilakukan pengguna akan dilaporkan ke OJK.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini 3 Februari 2026 Masih Stabil di Rp3 Jutaan, Cek Daftarnya
Apabila pengguna sering terlambat membayar tagihan, bahkan lebih parahnya sampai gagal bayar (galbay), hal tersebut akan berdampak pada skor kredit mu yang bisa menurun.
Skor kredit OJK yang buruk akan membuat pengguna kesulitan mengajukan pinjaman ke lembaga keuangan mana pun di masa depan.
3. Pembatasan Penggunaan Shopee PayLater
Shopee akan membatasi akses ke sejumlah fitur dan promo, bahkan akan menonaktifkan layanan Shopee PayLater pengguna yang ketahuan memiliki riwayat keterlambatan pembayaran.
4. Risiko Ditagih DC Lapangan
Risiko lainnya yang juga patut diwaspadai pengguna jika telat membayar tagihan Shopee PayLater adalah menerima pesan penagihan setiap hari, baik melalui aplikasi, SMS, email, hingga telepon yang akan membuat pengguna merasa terganggu.
Lebih parahnya, jika pengguna sudah galbay Shopee PayLater selama berbulan-bulan tanpa ada konfirmasi atau komunikasi kepada pihak penyedia, bukan tidak mungkin jika ada debt collector atau DC lapangan yang dikirim untuk menagih utang.
5. Berpotensi Masuk Daftar Hitam Kreditur
Jika gagal bayar berlangsung dalam waktu lama, pengguna bisa masuk ke daftar hitam kreditur.
Ini berarti kamu akan kesulitan mengajukan pinjaman di masa depan, baik untuk kredit kendaraan, KPR, atau pinjaman modal usaha.
