JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Sejumlah warga sekitar Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan memprotes kembali terkait bau menyengat yang berasal dari aktivitas pengolahan dan pengangkutan sampah tersebut.
Merespon hal itu, Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin menyampaikan pihak legislatif membuka ruang bagi masyarakat terdampak RDF untuk berdiskusi bersama.
Namun demikian, keberadaan fasilitas RDF Rorotan pada dasarnya merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah Jakarta yang volumenya mencapai ribuan ton per hari.
"Untuk (RDF) Rorotan tentu semua yang kita sediakan untuk masyarakat dan kita akan diskusi lagi dengan masyarakat, karena ini dana yang cukup besar yang kita gelontorkan. Harapannya masalah sampah yang satu hari 8.300 Ton bisa terselesaikan," ujar Khoirudin kepada awak media di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 2 Februari 2026.
Baca Juga: Pengunjung Kawasan Wisata Kota Tua Meningkat Sejak Digunakan Syuting Film Lisa Blackpink
Menurutnya, persoalan pengelolaan sampah ini merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat.
Oleh karena itu, Khoirudin mendorong adanya dialog dan ruang diskusi secara terbuka untuk bsia mencari solusi terbaik dalam penanganan masalah bau menyengat dari RDF Rorotan tersebut.
"Ini masalah kita bersama, saya berharap kita duduk bareng untuk memikirkan solusi bersama," ucap Khoirudin.
Meski begitu, ketika ditanya mengenai perlunya dilakukan pengentian sementara, Khoirudin menyatakan keputusan berada di ranah pemerintah eksekutif.
Baca Juga: Gelar Operasi Keselamatan Jaya 2026, Satlantas Polres Jakbar Bidik Pengendara Nakal
"Saya serahkan kepada pemerintah eksekutif untuk menyikapi itu," ungkap dia.
