BANDUNG, POSKOTA.CO.ID - Kondisi fasilitas SMPN 2 Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), bikin miris. Sejumlah sarana sekolah terlihat rusak dan tak terawat hingga foto-fotonya viral di media sosial.
Dalam foto yang beredar, terlihat toilet kotor, papan tulis rusak, kaca jendela pecah, plafon berlubang dan usang. Sejumlah ruangan juga tampak dipenuhi barang yang belum tertata.
Kondisi tersebut kemudian mendapat perhatian Dinas Pendidikan KBB. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan KBB, Edy Syafrudin, langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMPN 2 Ngamprah, Rabu, 19 Agustus 2026.
Edy mengatakan, pihak sekolah sebenarnya telah melakukan sejumlah perawatan menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Namun, dana tersebut hanya bisa digunakan untuk pemeliharaan ringan. Sementara kerusakan berat membutuhkan penanganan melalui program rehabilitasi.
"Saya sudah tanya kepada pihak sekolah, memang sudah ada pemeliharaan menggunakan dana BOS, di antaranya dinding, tembok tempat duduk siswa, penggantian kabel listrik serta beberapa fasilitas lainnya. Tapi penggunaan dana BOS ini tidak bisa dipakai untuk kerusakan berat," kata Edy, Rabu, 19 Agustus 2026.
Menurutnya, sekolah memiliki alokasi dana untuk pemeliharaan yang maksimal mencapai 20 persen dari total anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Edy meminta pihak sekolah segera menangani kerusakan ringan yang masih bisa diperbaiki melalui anggaran tersebut, termasuk bagian tembok atau benteng sekolah.
Baca Juga: Cara Buat Akun SSCASN untuk Daftar Sekolah Kedinasan 2026, Simak Syarat dan Link Pendaftaran
"Di sekolah itu ada anggaran BOS untuk pemeliharaan sebesar atau maksimal 20 persen dari anggaran BOS yang bisa digunakan untuk pemeliharaan," ujarnya.
Sementara sejumlah fasilitas MCK juga mulai ditangani. Pihak sekolah telah melakukan pengukuran untuk pemasangan pintu baru di beberapa kamar mandi.
