40 Persen Aliran Sungai Jakarta di Ciliwung, Pemprov Percepat Normalisasi

Kamis 29 Jan 2026, 15:28 WIB
Gubernur Jakarta, Pramono Anung menyampaikan pernyataan kepada awak media di Cawang, Jakarta Timur, Kamis, 29 Januari 2026. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)

Gubernur Jakarta, Pramono Anung menyampaikan pernyataan kepada awak media di Cawang, Jakarta Timur, Kamis, 29 Januari 2026. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mempercepat proses pembebasan lahan di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, sebagai rangkaian normalisasi Sungai Ciliwung.

Pembebasan lahan tersebut dilakukan sesuai arahan Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum kepada Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor SA 01-Mn/217 tanggal 11 April 2025 tentang dukungan pengadaan tanah dan rencana aksi pengendalian banjir Sungai Ciliwung.

"Ini merupakan bagian dari upaya serius Pemprov DKI Jakarta untuk mengatasi banjir, khususnya dalam jangka menengah,” kata Gubernur Jakarta, Pramono Anung, Kamis, 29 Januari 2026.

Peran Sungai Ciliwung Kendalikan Banjir

Pramono mengatakan, normalisasi Kali Ciliwung sempat terhenti sejak 2017 dan kini kembali dilanjutkan, karena memiliki peran strategis dalam sistem pengendalian banjir Jakarta.

Baca Juga: Remaja Hanyut di Kali Ciliwung, Tim SAR Temukan Korban 13 KM dari Lokasi Kejadian

"Normalisasi Sungai Ciliwung ini sempat terhenti dari tahun 2017 dan kita lanjutkan kembali, karena Pemerintah DKI Jakarta bersama dengan BPN, Ibu Kakanwil, meyakini bahwa salah satu hal yang harus dilakukan untuk mengurangi banjir di Jakarta dalam jangka menengah ini adalah ruas Ciliwung ini," ucapnya.

Sekitar 40 persen aliran sungai di Jakarta berada di kawasan Ciliwung, sehingga normalisasi sungai ini menjadi sangat penting. Jika Ciliwung dapat dikendalikan, ucap Pramono, dampaknya akan signifikan terhadap pengendalian banjir.

"Ciliwung ini adalah hampir 40 persen, Bu ya? Hampir 40 persen, aktivitas sungai yang ada di Jakarta adalah di tempat ini. Sehingga dengan demikian normalisasi Ciliwung ini menjadi penting," tuturnya.

Normalisasi Ciliwung dibagi menjadi dua segmen. Segmen pertama dari Pintu Air Manggarai hingga MT Haryono, sepanjang 7 km.

Baca Juga: Polisi Selidiki Penemuan Jasad Pria Tanpa Identitas di Kali Ciliwung

"Pada segmen ini direncanakan pembangunan tanggul sepanjang 14,99 kilometer. Dengan realisasi saat ini mencapai 8,24 kilometer," ujar dia.


Berita Terkait


News Update