“CS minta screenshot halaman PayLater yang dibekukan dan menanyakan apakah sebelumnya pernah telat bayar,” jelas Nara.
Data tersebut digunakan untuk proses verifikasi awal sebelum akun direkomendasikan ke tim internal Shopee PayLater.
Proses Verifikasi dan Estimasi Waktu Aktivasi
Setelah data dikirim, Customer Service menyampaikan bahwa akun akan diajukan ke tim internal untuk dilakukan pengecekan lanjutan. Pengguna juga diminta memberikan alamat email aktif sebagai sarana komunikasi resmi.
“Katanya, pemberitahuan lanjutan bakal dikirim lewat email dan estimasinya sekitar tiga hari kerja,” ungkapnya.
Tak lama kemudian, email konfirmasi benar-benar masuk, menandakan bahwa permohonan aktivasi ulang telah diteruskan ke tim terkait. Namun, proses ini tidak selalu instan.
Menurut Nara, sistem Shopee PayLater akan memeriksa ulang berbagai aspek, termasuk riwayat pembayaran, data akun, dan potensi risiko gagal bayar. Karena itu, durasi aktivasi ulang bisa lebih lama dari perkiraan awal.
Shopee PayLater Akhirnya Aktif Kembali
Setelah melalui pertukaran email dan pengiriman ulang data yang diminta, fitur Shopee PayLater milik Nara akhirnya berhasil diaktifkan kembali. Ia pun menutup pengalamannya dengan pesan penting bagi pengguna lain.
“PayLater itu sangat membantu, tapi harus dipakai dengan bijak. Jangan sampai telat bayar, karena risikonya besar,” tegasnya.
Pengalaman ini menunjukkan bahwa meski pembekuan Shopee PayLater tidak selalu bersifat permanen, proses pemulihannya membutuhkan kesabaran dan kepatuhan terhadap prosedur.
Baca Juga: Limit hingga 15 Juta! Begini Cara Aktivasi dan Naikkan Limit Lazada PayLater
Penyebab Lain Shopee PayLater Dibekukan
Selain keterlambatan pembayaran, terdapat beberapa faktor lain yang dapat memicu pembekuan Shopee PayLater, antara lain:
- Aktivitas akun yang dianggap tidak wajar atau mencurigakan
- Verifikasi data diri yang belum lengkap atau perlu pembaruan
- Terlalu sering melakukan transaksi kredit dalam waktu singkat
- Pengajuan kenaikan limit yang berulang
- Proses pemeriksaan keamanan oleh sistem dan algoritma Shopee
Shopee sendiri menyebutkan bahwa fitur PayLater tunduk pada evaluasi berkala demi menjaga keamanan pengguna dan mitra pembiayaan.
