Jl. Kartini Raya No. 54B, RT 1/RW 2, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Namun demikian, hingga kini belum ditemukan website resmi maupun akun media sosial terverifikasi yang memuat informasi korporasi secara komprehensif. Keterbatasan informasi inilah yang kemudian memperbesar ruang spekulasi di tengah masyarakat.
Bahaya Penyalahgunaan Nitrous Oxide Menurut Dokter
Di luar polemik merek dan distribusi, diskusi tentang bahaya Nitrous Oxide semakin menguat setelah seorang Dokter Gawat Darurat membagikan edukasi medis melalui akun Instagram @dokbuckets pada 24 Januari 2026.
“Sudah dengar dari beberapa tahun kemarin, karena beberapa pasien dan teman ada yang menggunakan. Katanya efeknya bikin ketawa-ketawa sendiri,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Nitrous Oxide awalnya merupakan gas anestesi inhalasi yang pertama kali disintesis pada tahun 1772 oleh Joseph Priestley. Dalam konteks medis, gas ini memiliki efek sedasi dan analgesia.
Namun di luar penggunaan medis, N₂O kerap disalahgunakan secara rekreasional.
“Di luar konteks medis, N₂O sering disalahgunakan karena efek euforia singkat, disosiasi, dan halusinasi ringan,” jelasnya.
Dokter tersebut juga mengungkap risiko serius dari penyalahgunaan Nitrous Oxide.
“Efek akut penyalahgunaan N₂O meliputi pusing, sakit kepala, bicara pelo, gangguan koordinasi, halusinasi, hingga penurunan kesadaran. Risiko paling berbahaya adalah hipoksia mendadak, henti napas, dan kematian mendadak, terutama bila digunakan tanpa oksigen tambahan,” paparnya.
Untuk jangka panjang, penyalahgunaan N₂O dapat menyebabkan defisiensi vitamin B12, neuropati perifer, hingga kerusakan sistem saraf serius.
Dinar Candy Soroti Fenomena Zat Berbahaya di Club Malam
Isu serupa juga disinggung oleh Dinar Candy, yang memperingatkan maraknya tawaran zat berbahaya di lingkungan hiburan malam. Melalui unggahan Instagram pada 23 Januari 2026, ia mengimbau anak muda untuk lebih waspada.
“Hati-hati sama podgeter itu berbahaya… ditawarin bentuk vape kecil, katanya bikin melayang sampai pagi,” ujarnya.
