POSKOTA.CO.ID - Persib Bandung akan mengawali putaran kedua Super League 2025/2026 dengan menjamu PSBS Biak pada Minggu, 25 Januari 2026.
Pertandingan pekan ke-18 ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), dengan kick-off pukul 19.00 WIB.
Laga kandang ini menjadi momentum penting bagi Maung Bandung untuk menjaga konsistensi performa setelah melewati paruh pertama kompetisi. Bermain di hadapan publik sendiri, Persib diprediksi tampil agresif dengan dukungan penuh Bobotoh yang siap memadati tribun GBLA.
Namun, optimisme tersebut tetap dibarengi kewaspadaan. PSBS Biak datang bukan sebagai lawan yang bisa dipandang sebelah mata, terlebih setelah mencatatkan hasil positif di akhir putaran pertama.
Persib Bandung Incar Start Positif Paruh Kedua Musim
Putaran kedua selalu menjadi fase krusial dalam kompetisi liga. Bagi Persib Bandung, kemenangan di laga pembuka paruh musim bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga penegasan ambisi untuk terus bersaing di papan atas klasemen Super League 2025/2026.
Bermain di kandang memberikan keuntungan tersendiri. Stadion GBLA dikenal sebagai salah satu arena dengan atmosfer paling intimidatif di Indonesia, terutama ketika dipenuhi Bobotoh. Dukungan suporter sering kali menjadi energi tambahan bagi para pemain Persib untuk tampil menekan sejak menit awal.
Meski demikian, tekanan juga hadir bersamaan dengan ekspektasi tinggi. Persib dituntut mampu mengelola permainan secara disiplin, terutama menghadapi lawan yang berpotensi bermain lebih lepas dan tanpa beban.
Viking Ingatkan Persib Tetap Waspada
Ketua Viking Alengka, Babam Arturohman, mengingatkan Persib Bandung agar tidak terlena meski tampil di kandang sendiri. Menurutnya, status Persib sebagai tim besar kerap memicu motivasi berlipat bagi setiap lawan.
“Laga pembuka putaran kedua ini kami optimistis Persib bisa meraih hasil maksimal. Tapi tetap harus waspada, karena setiap tim yang berhadapan dengan Persib biasanya punya motivasi lebih,” ujar Babam saat ditemui pada Minggu (25/1/2026).
Pernyataan tersebut mencerminkan pandangan suporter yang memahami dinamika kompetisi. Persib sering kali menjadi target utama lawan untuk mencuri poin, baik di kandang maupun tandang.
