"Adapun data mulai tanggal 22 Januari 2026 sedang kami kumpulkan, sembari terus melakukan tindak lanjut menangani kerusakan jalan pasca genangan," kata dia.
Lebih lanjut, Siti menyampaikan bahwa jajaran Dinas Bina Marga untuk penanganan awal yang dilakukan saat ini bersifat sementara, yakni dengan menutup lubang agar tidak membahayakan pengendara.
"Penanganan yang telah dilakukan saat ini adalah melakukan tutup lubang yg bersifat sementara untuk keamanan pengguna jalan," ungkapnya.
Baca Juga: Enam RT di Jakarta Timur Masih Tergenang Banjir, BPBD Terus Lakukan Pemantauan
Siti mengatakan untuk penanganan permanennya dilakukan usai cuaca ekstrem tidak lagi melanda.
"Kemudian penanganan secara permanen akan kami lakukan setelah kondisi cuaca mendukung," kata dia.
Ia menegaskan bahwa Dinas Bina Marga DKI Jakarta terbuka terhadap seluruh laporan masyarakat terkait kerusakan jalan dan sangat mengapresiasi partisipasi aktif warga dalam membantu menjaga infrastruktur kota.
"Seluruh jajaran Dinas Bina Marga terbuka terhadap laporan masyarakat, dan mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga infrastruktur Jakarta," ujarnya. (cr-4)
