POSKOTACOID - Pemakaian dana PayLater sebagai salah satu metode pembayaran saat belanja online kini makin digemari masyarakat.
Layanan 'buy now, pay later' (BNPL) atau 'beli sekarang, bayar nanti' hadir sebagai menawarkan kemudahan bagi masyarakat dalam membeli kebutuhan mendesak, namun belum memiliki uang untuk membayarnya.
Melansir dari situs DJKN Kemenkeu, Juru bicara OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Sekar Putih Djarot menjelaskan bahwa paylater adalah sebuah istilah yang merujuk pada transaksi pembayaran atau jasa. Pada dasarnya paylater adalah layanan untuk menunda pembayaran atau berhutang yang wajib dilunasi di kemudian hari.
Sejumlah layanan PayLater, seperti Shopee, TikTok, GoPay Later, dan lainnya dinilai menjadi alternatif metode pembayaran yang praktis.
Baca Juga: Mati Listrik 7 Hari di Indonesia, Apakah Benar atau Hoaks? Ini Fakta Sebenarnya dan Penjelasan PLN
Namun, pemakaian PayLater yang tidak bijak justru dapat berdampak pada sejumlah risiko yang bisa diterima masyarakat, termasuk kecanduan hingga memiliki skor BI Checking yang buruk karena menunggak cicilan.
Fenomena ini pun kemudian menimbulkan pertanyaan di benak masyarakat, apakah PayLater adalah solusi yang tepat bagi masyarakat atau justru jebakan?
Keunggulan Layanan Dana PayLater
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman resmi Shopee, ada sederet keuntungan menggunakan PayLater yang bisa dirasakan masyarakat, yakni sebagai berikut.
1. Praktis dan Cepat
PayLater dapat dibilang sebagai salah satu layanan pembayaran yang paling mudah, praktis, cepat, dan tidak memiliki proses yang rumit.
Baca Juga: 5 Jenis KUR 2026 di Indonesia, Simak Besaran Bunga dan Tenor Pinjamannya
2. Memiliki banyak promo menarik
Pilihan pembayaran dengan metode PayLater umumnya memiliki promo yang lebih banyak dan beragam untuk menarik pelanggan.
