DPRD DKI Nilai Rute Blok M-Soeta dan Cawang-Jababeka Strategis Kurangi Kemacetan

Selasa 20 Jan 2026, 17:18 WIB
Ilustrasi Transjabodetabek. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha)

Ilustrasi Transjabodetabek. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Gubernur Jakarta, Pramono Anung berencana akan membuka dua rute baru layanan Transjabodetabek, yakni rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta (Soeta), Tanggerang dan rute Cawang-Jababeka, Cikarang. 

Merespon hal itu, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Ade Suherman menilai perluasan layanan tersebut merupakan langkah strategis dalam mendorong peralihan pola mobilitas masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Hal ini akan berdampak positif, khususnya bagi warga penyangga Jakarta yang setiap harinya beraktivitas atau bekerja di ibu kota.

Baca Juga: Tujuh Lapak Rongsok di Pademangan Timur Ludes Terbakar

"Penyediaan moda transportasi yang terjangkau dan terintegrasi menjadi kunci. Saat ini sudah ada layanan dari arah Bogor, dan jika ditambah hingga ke bandara tentu akan sangat baik," ucap Ade kepada awak media, Selasa, 20 Januari 2026.

Selain itu, Ade berharap dengan dilakukannya perluasan layanan ini dapat menarik masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi umum. 

"Harapannya, masyarakat semakin tertarik menggunakan transportasi umum," ujar Ade. 

Tak hanya soal rute baru, Ade juga menekankan pentingnya penguatan infrastruktur pendukung dalam pengadaan moda transportasi umum ini.

Baca Juga: 61 Kasus DBD di Jaktim, Usia Produktif Paling Rentan

Menurutnya, salah satu langkah strategis yang perlu dilakukan, yakni penyediaan fasilitas park and ride yang memadai di titik-titik strategis. 

Fasilitas tersebut memungkinkan masyarakat memarkir kendaraan pribadinya, lalu melanjutkan perjalanan dengan transportasi umum.

"Ditambah dengan feeder dari wilayah masing-masing, integrasi transportasi ini diharapkan dapat berjalan optimal," kata Ade. 

Ade optimistis, dengan sistem transportasi yang semakin terintegrasi, target untuk mengurangi kemacetan, menekan polusi udara, serta mewujudkan Jakarta yang lebih tertata dan ramah lingkungan dapat tercapai. 

Baca Juga: Cerita Pasien di Puskesmas Cengkareng Jakbar, Seminggu Jalani Pengobatan karena Gejala DBD

"Dengan sistem yang terintegrasi, target mengurangi kemacetan, menekan polusi udara, dan mewujudkan Jakarta yang lebih tertata diharapkan dapat tercapai," ujarnya. (cr-4)


Berita Terkait


News Update