POSKOTA.CO.ID - Baru-baru ini, publik dihebohkan oleh beredarnya konten yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meresmikan layanan pinjaman online (pinjol) atas nama Yayasan Al Mubarok.
Unggahan tersebut menyertakan narasi yang seolah-olah memperlihatkan Menkeu Purbaya memberikan dukungan atau peresmian terhadap layanan pinjol tersebut.
Namun, terdapat indikasi kuat bahwa video yang beredar merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI) atau deepfake.
Dugaan ini menguat setelah ditemukan ketidakwajaran pada tampilan wajah dan ekspresi Menkeu yang dinilai berbeda dari aslinya.
Menanggapi hebohnya hal tersebut, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) turut memberikan klarifikasi.
Klarifikasi Kementerian Keuangan
Kemenkeu memastikan, informasi tersebut tidak benar atau hoaks dan berpotensi menyesatkan masyarakat luas.
Melalui pernyataan resminya, Kemenkeu membantah keras kabar yang beredar di media sosial tersebut.
Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi sekaligus mencegah masyarakat menjadi korban penipuan bermodus pinjaman online.
"Berita yang menyatakan bahwa Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, telah meresmikan pinjaman online Yayasan Al Mubarok adalah tidak benar atau hoaks. Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Purbaya," bunyi pernyataan resmi Kemenkeu yang dikutip dari kanal komunikasi resminya, Senin, 19 Januari 2026.
Seiring maraknya informasi menyesatkan di ruang digital, Kemenkeu mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap konten yang beredar di media sosial.
Pihak kementerian meminta masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi dan pengecekan silang terhadap setiap informasi yang mengatasnamakan pejabat maupun institusi di lingkungan Kementerian Keuangan.
Kemenkeu juga menyediakan saluran resmi bagi masyarakat yang menemukan indikasi hoaks atau penipuan yang mengatasnamakan pejabat atau pegawai Kementerian Keuangan.
"Harap berhati-hati terhadap berbagai penipuan yang mengatasnamakan pejabat/pegawai Kementerian Keuangan. Jika Sobatkeu menemukan informasi seputar keuangan negara atau Kementerian Keuangan yang terindikasi hoaks atau penipuan, Sobatkeu dapat melaporkannya melalui Pusat Kontak Layanan Kemenkeu PRIME melalui telepon 134, email [email protected], atau menu 'Hubungi Kami' pada situs web www.kemenkeu.go.id," tulisnya.
