POSKOTA.CO.ID - Satuan Polisi Jalan Raya (PJR) Cipularang mengungkapkan penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan sepuluh kendaraan di Ruas Tol Cipularang KM 93 B arah Jakarta pada Kamis, 5 Maret 2026 malam.
Insiden yang menewaskan dua orang dan empat korban luka tersebut diduga disebabkan oleh gagal sistem pengereman pada sebuah truk kontainer.
Berdasarkan sumber yang dihimpun Poskota, kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.18 WIB yang menyebabkan seluruh lajur tidak bisa dilintasi.
Menurut Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Enggar Jati Nugroho, dugaan awal kecelakaan karena truk kontainer mengalami rem blong.
Baca Juga: Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Bogor Turun 39 Persen, Polisi Minta Pemkab Benahi Titik Rawan
Enggar mengungkapkan truk kontainer mengalami masalah dalam sistem pengereman. Sehingga, katanya, laju truk tidak terkendali dan menabrak kendaraan yang ada di depannya.
"Diduga kendaraan kontainer nopol B-9367-UEL mengalami masalah pengereman," kata Kompol Joko Prihantono dikutip Jumat, 6 Maret 2026.
Kronologi Tabrakan Beruntun
Joko mengungkapkan, awalnya truk kontainer tersebut melaju dari arah Bandung menuju Jakarta di lajur satu. Saat tiba di lokasi kejadian, kondisi lalu lintas mengalami kepadatan akibat adanya dump truck yang mengalami gangguan teknis di depan.
"Kemudian kontainer itu mencoba melakukan pengereman namun terjadi gangguan dan selanjutnya menabrak kendaraan pick up dan kemudian terjadi kecelakaan beruntun," ungkap Joko.
Pengemudi kontainer berusaha mengurangi kecepatan, namun sistem pengereman tidak berfungsi secara optimal.
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Jonggol Bogor, Empat Orang Luka-luka
