Butir ke-11 sila kelima falsafah bangsa, secara tegas mengajak anak bangsa untuk jangan segan, apalagi takut melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.
Program Astacita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto adalah tantangan yang tidak ringan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), swasembada pangan, air dan energi. Bukan saja karena menyerap anggaran jumbo, di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, juga penyediaan fasilitas, sarana dan prasarana, tak terkecuali SDM untuk menyiapkan makanan bergizi bagi puluhan juta orang setiap harinya.
Jika sekarang sudah lebih 55 juta orang penerima MBG, maka tak ubahnya memberi makan bergizi kepada rakyat 10 negara setara Singapura.
Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat sepanjang tahun 2025 telah menyajikan lebih 3 miliar porsi makanan bergizi, sejak MGB digulirkan 6 Januari 2025.
Begitu juga swasembada pangan (beras) yang semula dinilai awang-awang, kini telah menjadi kenyataan. Itu pertanda keberhasilan mengubah tantangan menjadi peluang yang secara terus menerus harus dijaga konsistensinya, menjadi komitmen bersama membangun negeri kita ini.
Baca Juga: Kopi Pagi: Tanggap Kehendak Rakyat
Ingat! Tantangan akan selalu datang dalam pola dan ragam yang berbeda. Capaian target MBG akan memunculkan tantangan berikutnya, setidaknya menjaga keberlangsungannya.
Swasembada beras akan mendatangkan tantangan di kemudian hari, selain menjaga keberlangsungan swasembada, limpahan produksi beras menuntut tersedianya gudang penyimpanan untuk menjaga kualitas beras, penyerapan gabah hasil panen petani, penyaluran beras beras untuk bantuan sosial dan kebutuhan masyarakat.
Belum lagi bicara swasembada pangan bukan hanya beras, juga komoditas pangan lainnya seperti jagung, kedelai, gula dan lainnya, tak terkecuali pangan lokal.
Mengubah tantangan menjadi peluang harus menjadi sikap hidup. utamanya para elite dan pejabat publik dalam merumuskan kebijakan untuk rakyat.
Baca Juga: Kopi Pagi: Implementasi Kolaborasi
Kita wajib meyakini bahwa di balik tantangan terdapat peluang, di balik kesulitan akan tersembul kemudahan.
