Tinggalkan Tugas, Anggota Brimob Polda Aceh Diduga jadi Tentara Bayaran Rusia di Donbass

Sabtu 17 Jan 2026, 13:46 WIB
Anggota Satuan Brimob, Bripda Muhammad Rio diduga bergabung angkatan bersenjata Rusia di wilayah Donbass. (Sumber: Dok. Polda Aceh)

Anggota Satuan Brimob, Bripda Muhammad Rio diduga bergabung angkatan bersenjata Rusia di wilayah Donbass. (Sumber: Dok. Polda Aceh)

ACEH, POSKOTA.CO.ID - Anggota Satuan Brimob Polda Aceh, Bripda Muhammad Rio meninggalkan tugas tanpa izin dan diduga bergabung angkatan bersenjata Rusia di wilayah Donbass, salah sebuah zona konflik Rusia-Ukraina.

"Status Rio saat ini adalah personel yang melakukan disersi karena meninggalkan kewajiban dinas tanpa persetujuan atasan," kata Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Joko Krisdiyanto dalam keterangannya, Sabtu, 17 Januari 2026.

Menurut Joko, informasi mengenai dugaan keterlibatan Rio dengan militer Rusia tidak terjadi secara tiba-tiba.

Ia diketahui memiliki rekam jejak pelanggaran kode etik profesi Polri yang telah diproses melalui Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP). Rio pernah dijatuhi sanksi etik karena menjalin hubungan perselingkuhan hingga menikah siri.

Baca Juga: Sosok Anak dan Istri Roby Tremonti Siapa? Ini Fakta Keluarga yang Disorot Usai Memoar Aurelie Moeremans Bikin Geger

"Putusan sidang KKEP pada 14 Mei 2025 menjatuhkan hukuman berupa mutasi demosi selama dua tahun dan penempatan di Yanma Brimob,” ujarnya.

Joko menjelaskan, Rio tidak lagi masuk dinas tanpa memberikan keterangan sejak Senin, 8 Desember 2025. Hingga akhirnya, ia mengirimkan pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp kepada sejumlah pejabat internal Brimob, termasuk anggota Provos dan pejabat Yanma, Rabu, 7 Januari 2026.

Pesan tersebut disertai foto dan video yang memperlihatkan dugaan keterlibatannya dengan divisi tentara bayaran Rusia.

Dalam dokumentasi itu juga ditampilkan proses pendaftaran serta informasi gaji yang diterima dalam mata uang rubel. Namun, sebelum pesan tersebut diterima, jajaran Siprovos Satbrimob Polda Aceh telah melakukan berbagai upaya pencarian.

Baca Juga: Profil Sri Sunarti dalam Buku Broken Strings, Sosok Ibu Aurelie Moeremans yang Menjadi Mertua dr Tyler Bigenho

"Mendatangi kediaman orang tua dan rumah pribadi Rio, serta melayangkan dua kali surat panggilan resmi tapi tidak membuahkan hasil, sudah kami lakukan dan dilaporkan ke Bidpropam. Selanjutnya diterbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) pada 7 Januari 2026,” katanya.


Berita Terkait


News Update