Menkeu Purbaya Datangi dan Bawa Tim IT ke Kantor Danantara untuk Cek Sistem Coretax yang Dikeluhkan Error

Sabtu 17 Jan 2026, 15:24 WIB
Menanggapi komplain sistem Coretax, Menkeu Purbaya mendatangi Danantara dengan tim IT dan menegaskan bahwa permasalahan yang ada tidak berdampak besar. (Sumber: TikTok/@purbayayudhis)

Menanggapi komplain sistem Coretax, Menkeu Purbaya mendatangi Danantara dengan tim IT dan menegaskan bahwa permasalahan yang ada tidak berdampak besar. (Sumber: TikTok/@purbayayudhis)

POSKOTA.CO.ID - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah cepat menanggapi keluhan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara terkait sistem perpajakan Coretax.

Ia langsung mendatangi kantor Danantara di Jakarta untuk memastikan permasalahan yang terjadi sekaligus membawa tim IT khusus guna menelusuri gangguan tersebut.

Sebelumnya, Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, mengungkapkan keluhan keras karena sistem Coretax DJP yang hendak digunakan tidak dapat berjalan dengan semestinya. Hal ini dinilai menghambat aktivitas administrasi perpajakan yang seharusnya bisa diakses oleh pihak Danantara.

Melalui unggahan di akun TikTok pribadinya, @purbayayudhis, Purbaya menyampaikan bahwa dirinya ingin melihat langsung apakah masalah berasal dari sistem atau dari pengguna di internal Danantara. Ia pun menegaskan pentingnya evaluasi langsung di lapangan agar solusi yang diberikan bisa tepat sasaran.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Siapkan Layer Cukai Terbaru, Cek Daftar Golongan Tarif Cukai Rokok di Sini

Purbaya Boyong Tim IT, Akses Sistem Terkendala

Dalam kunjungannya, Purbaya tidak datang sendiri. Ia sengaja membawa tim IT dari Kementerian Keuangan untuk memeriksa dan memperbaiki sistem Coretax secara menyeluruh. Namun, proses pemeriksaan sempat terkendala karena akses penuh sistem Coretax di Danantara hanya dimiliki oleh Pandu Sjahrir.

Sayangnya, pada saat kunjungan berlangsung, Pandu diketahui sedang melakukan perjalanan dinas ke luar negeri. Hal ini membuat tim IT yang dibawa Purbaya tidak dapat langsung membuka sistem untuk menelusuri permasalahan yang ada.

Kondisi tersebut membuat Purbaya menilai sistem pengelolaan di Danantara kurang efektif. Menurutnya, seharusnya akses tidak hanya terpusat pada satu orang, agar pemeriksaan dan perbaikan dapat dilakukan kapan saja saat dibutuhkan.

Sebagai gantinya, pihak Danantara hanya dapat menunjukkan tangkapan layar terkait sejumlah error yang terjadi saat mengakses Coretax.

Namun, Purbaya menekankan bahwa pemeriksaan langsung terhadap sistem jauh lebih penting dibanding sekadar melihat dokumentasi masalah.

Baca Juga: Purbaya Andalkan 3 Sektor Utama untuk Genjot Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia

Menkeu Pastikan Kendala Coretax Hanya Bersifat Minor

Setelah melakukan penelusuran bersama tim Danantara, Purbaya menyampaikan bahwa sebagian besar permasalahan pada sistem Coretax sebenarnya sudah berhasil diatasi.

Ia memastikan bahwa kendala yang masih ada saat ini hanya bersifat minor dan tidak sampai mengganggu aktivitas wajib pajak maupun operasional perpajakan secara keseluruhan.

Menurutnya, penyesuaian kecil pada perangkat lunak akan dilakukan dalam satu hingga dua minggu ke depan. Penyesuaian tersebut diharapkan mampu menyempurnakan sistem agar dapat berjalan lebih optimal tanpa hambatan berarti.

Purbaya menegaskan bahwa masalah yang tersisa tidak sampai membuat sistem berhenti total. Ia juga memastikan bahwa wajib pajak tetap dapat menjalankan kewajibannya tanpa gangguan yang signifikan.

Dengan kunjungan ini, pemerintah menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas sistem perpajakan digital agar semakin andal dan transparan.

Langkah cepat yang diambil Menkeu diharapkan mampu menjawab kekhawatiran publik sekaligus memperkuat koordinasi antara Kementerian Keuangan dan Danantara dalam pengelolaan Coretax.


Berita Terkait


News Update