JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Pemprov DKI Jakarta memperketat pengamanan di sejumlah destinasi wisata selama long weekend libur Isra Mi’raj 2026. Langkah ini dilakukan seiring prediksi lonjakan pengunjung di lokasi wisata favorit seperti Kota Tua, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Taman Margasatwa Ragunan, dan Ancol.
Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Media dan Komunikasi Publik, Chico Hakim, mengatakan Satpol PP DKI Jakarta menyiagakan sekitar 1.692 personel yang diterjunkan secara mobile di berbagai titik wisata.
"Untuk pengamanan di tempat wisata selama long weekend ini, Satpol PP DKI siagakan sekitar 1.692 personel secara mobile di destinasi utama seperti Kota Tua, TMII, Ragunan, dan Ancol," ujar Chico kepada Poskota, Sabtu, 17 Januari 2026.
Chico menjelaskan, ribuan personel tersebut difokuskan untuk menjaga ketertiban umum, mencegah kerumunan berlebih, serta membantu proses evakuasi jika terjadi kondisi darurat akibat cuaca buruk.
Baca Juga: Wali Kota Bekasi Pastikan Penerangan di Danau Duta Harapan Ditambah
"Fokus pada ketertiban, pencegahan kerumunan, dan bantu evakuasi jika cuaca buruk mirip skema pengamanan Tahun Baru 2026," ucap Chico.
Selain Satpol PP, pengamanan juga diperkuat oleh Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dengan mengerahkan sekitar 500 hingga 700 personel tambahan. Petugas Dishub disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas, parkir, serta melakukan rekayasa lalu lintas di titik rawan macet.
"Dishub kerahkan sekitar 500-700 personel tambahan untuk atur lalu lintas dan parkir di sekitar wisata, termasuk rekayasa jalan di Ancol dan Ragunan guna hindari kemacetan," kata Chico.
Pengamanan ini turut melibatkan unsur Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
"Total personel gabungan termasuk Polri dan BPBD mencapai ribuan, disesuaikan dengan prediksi pengunjung untuk pastikan aman dan lancar," ungkap Chico.
Baca Juga: PSI Banten Rayakan Isra Mi'raj bareng Santri di Pandeglang
Di sisi lain, Pemprov DKI memprediksi lonjakan signifikan jumlah wisatawan selama long weekend Isra Mi’raj. Prediksi tersebut disusun berdasarkan data historis libur nasional serupa serta pemantauan awal di lapangan.
"Prediksi pengunjung di destinasi wisata Jakarta seperti Kota Tua, TMII, Ragunan, dan Ancol selama long weekend Isra Mi'raj ini bervariasi berdasarkan data historis libur serupa dan pemantauan awal," ujar Chico.
Untuk Taman Margasatwa Ragunan, jumlah pengunjung diperkirakan mencapai hingga 70.000 orang selama periode libur.
"Dengan puncak pada akhir pekan (Sabtu-Minggu) sekitar 40.000 per hari; pada Jumat (16/1) saja sudah tercatat 12.194 pengunjung," ucap Chico.
Sementara itu, kawasan wisata Ancol diprediksi menjadi destinasi dengan jumlah kunjungan terbesar.
"Untuk Ancol, estimasi mencapai 80.000-100.000 pengunjung secara kumulatif, mirip dengan lonjakan libur Tahun Baru 2026 di mana puncak harian tembus 80.000, dengan fokus pada pantai dan atraksi keluarga," ungkap Chico.
Untuk TMII, jumlah kunjungan diperkirakan berada di kisaran 20.000 hingga 30.000 orang secara kumulatif.
"TMII diprediksi sekitar 20.000-30.000 pengunjung kumulatif, berdasarkan tren libur nasional sebelumnya yang menarik wisatawan edukasi dan budaya," kata Chico.
Adapun kawasan Kota Tua Jakarta diprediksi akan dikunjungi sekitar 15.000 hingga 25.000 wisatawan.
"Kota Tua diperkirakan 15.000-25.000 pengunjung, seperti ribuan yang datang selama libur Tahun Baru, dengan peningkatan di area historis," ujarnya.
Waspadai Cuaca Ekstrem
Pemprov DKI juga mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama periode libur. Untuk mengurangi risiko hujan lebat, pemerintah telah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) selama lima hari terakhir.
"Pemprov DKI melakukan modifikasi cuaca (OMC) selama lima hari terakhir untuk mengurangi intensitas hujan di wilayah rawan, termasuk koordinasi dengan BNPB dan BPBD," katanya.
Khusus di kawasan Ancol, kewaspadaan ditingkatkan menyusul potensi rob atau banjir pesisir hingga 20 Januari 2026 akibat fase bulan baru yang bertepatan dengan pasang laut maksimum.
"Pengelola siagakan 68 pompa air stasioner/mobile serta tanggul darurat tambahan di pesisir; sistem drainase ditingkatkan, dan area rendah seperti pantai dimonitor 24 jam untuk evakuasi jika diperlukan," ucap Chico.
Chico mengimbau masyarakat yang hendak berlibur agar mengutamakan keselamatan dan memantau prakiraan cuaca sebelum bepergian.
"Jika bepergian dengan kendaraan, pastikan kondisi prima dan update lalu lintas via Dishub. Kami sarankan pilih destinasi indoor jika cuaca buruk, dan laporkan kejadian darurat ke BPBD di 112," ujarnya. (cr-4)
