Banjir Rendam Rumah, Warga di Pandeglang Pindah ke Pengungsian

Selasa 13 Jan 2026, 14:07 WIB
Wara terdampak banjir di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, bermalam di pengungsian. (Sumber: Dok. Kades Idaman)

Wara terdampak banjir di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, bermalam di pengungsian. (Sumber: Dok. Kades Idaman)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Sejumlah warga di wilayah Kecamatan Pagelaran dan Patia, Kabupaten Pandeglang, memilih tinggal di pengungsian imbas banjir.

Kepala Desa Idaman, Kecamatan Patia, Ilman mengatakan, ketinggian air di dua wilayah itu mencapai 2 meter.

"Iya, air semakin tinggi mencapai 170 senti meter hingga 2 meter. Kami sudah mengungsi," kata Ilman, Selasa, 13 Januari 2026.

Menurutnya, air merendam pemukiman warga, sehingga tidak bisa ditinggali. Warga kemudian mengungsikan diri ke tempat lebih aman.

Baca Juga: Sosok Kelly, Jo, Mama Jo, Milo, Tom, dan Zane di Buku Broken Strings Aurelie Moeremans Siapa? Ini Dugaan Identitas yang Tuai Teka-Teki

Tinggal di Mushola hingga Rumah Bertingkat

Sejumlah warga Desa Idaman dan Ciawi, Kecamatan Patia, memilih bermalam di rumah ibadah hingga dan rumah-rumah dua tingkat. Begitu pun warga Desa Pagelaran.

"Warga kami sudah pada ngungsi, ada yang di bangunan Mushola, rumah-rumah tingkat milik warga yang dirasa masih aman dari banjir," ujarnya.

Kepala Desa Ciawi, Sobur menyampaikan, sebagian warga terdampak banjir sudah mengungsi di beberapa lokasi.

"Tadi malam warga kami sudah mengungsi di mushola dan tempat-tempat lainnya yang masih aman dari banjir," tuturnya.

Baca Juga: Sosok Anak dan Istri Roby Tremonti Siapa? Ini Fakta Keluarga yang Disorot Usai Memoar Aurelie Moeremans Bikin Geger

10 Kecamatan Terendam

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang mencatatkan, sepuluh kecamatan terendam banjir yang disebabkan luapan sungai dari hujan deras beberapa hari terakhir.

Banjir berdampak terhadap 242 Kepala Keluarga (KK) atau 968 jiwa. Sementara itu, delapan rumah dan tiga unit fasilitas umum rusak ringan. (fat)


Berita Terkait


News Update