JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Para legenda El Clasico yakni Barcelona dan Real Madrid berencana akan bertanding pada kegiatan bertajuk 'Clash of Legends Jakarta' di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 18 April 2026 mendatang.
Gubernur Jakarta Pramono Anung menyampaikan kehadiran Clash of Legends ini memiliki makna strategis bagi citra dan positioning Jakarta di mata internasional. Hal itu disampaikannya, saat konferensi pers yang di Balairung, Balai Kota Jakarta, Senin, 12 Januari 2026.
"Secara pribadi, maupun sebagai Gubernur, kami menyambut baik dan mendukung penuh agar Clash of Legends dapat berlangsung dengan lancar, sukses, dan meninggalkan kesan mendalam bagi para pecinta sepak bola, tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di seluruh Indonesia," ucap Pramono.
Dalam rangka menyambut HUT ke-500 Jakarta, Pramono berharap, pertandingan itu dapat menjadi laga legenda yang menarik antara Barcelona dan Real Madrid, serta menjadi tontonan berkualitas bagi masyarakat.
Baca Juga: Luapan Kali Pesanggrahan Rendam Permukiman Warga di Sawangan Depok, Polisi Salurkan Bantuan
"Saya berharap Clash of Legends benar-benar menjadi daya tarik sekaligus kado istimewa bagi Jakarta dalam menyambut usia 500 tahun," ujar Pramono.
Selain itu, dikatakan Pramono, Pemprov Jakarta memastikan bahwa koordinasi lintas sektor telah dilakukan secara menyeluruh.
"Mulai dari pengaturan lalu lintas, mobilitas publik, hingga standar keamanan internasional, agar pertandingan dapat dinikmati dengan aman dan nyaman oleh seluruh penonton," kata Pramono.
Sementara itu, perwakilan promotor Senyawa Entertainment, Reza Subekti, mengatakan bahwa Clash of Legends Jakarta ini dirancang sebagai pertandingan dengan atmosfer dan kualitas setara laga-laga besar yang selama ini menjadi simbol rivalitas Real Madrid dan Barcelona.
Baca Juga: Video Viral Tawuran Bawa Senpi Merupakan Video Lama, Warga Tetap Was-was
“Ini adalah pertemuan para pemain yang pernah mencetak sejarah besar dalam sepak bola dunia. Nama-nama seperti Luis Figo, Rivaldo, Carles Puyol, Clarence Seedorf, hingga Patrick Kluivert adalah simbol rivalitas abadi El Clasico," ungkap dia.
