Lebih lanjut, dikatakan Chico, Jakarta Utara menjadi kawasan dengan tingkat penurunan tanah tertinggi sekaligus paling rentan terhadap dampak lanjutan seperti banjir rob dan intrusi air laut. Wilayah yang menjadi perhatian utama meliputi Pluit, Penjaringan, Cilincing, Ancol, hingga Pademangan.
"Jakarta Utara mencakup daerah Pluit, Penjaringan, Cilincing, Ancol, Pademangan yang tertinggi laju subsidence-nya dan paling rentan terhadap banjir rob dan intrusi air laut," kata Chico.
Selain Jakarta Utara, Chico mengatakan, sejumlah wilayah di Jakarta Pusat juga masuk dalam kategori wilayah rawan, dengan laju penurunan tanah berkisar antara 2 hingga 15 sentimeter per tahun.
"Prioritas penanganan harus didasarkan pada tingkat laju subsidence, paparan risiko banjir, dan nilai aset sosial-ekonomi," ujarnya.
Baca Juga: Hasil Riset Kualitatif KedaiKOPI: Publik Cari Pemimpin Merakyat, Tegas, dan Berintegritas
Jika penurunan tanah tidak dikendalikan, Chico memperingatkan sejumlah risiko serius yang akan semakin membebani Jakarta. Salah satunya ialah banjir.
"Peningkatan risiko banjir, baik dari rob (pasang laut) maupun banjir sungai. Penurunan tanah memperparah kenaikan muka air relatif, mengakselerasi paparan banjir," ucap dia.
Selain banjir, dia menyampaikan, kerusakan infrastruktur juga menjadi ancaman nyata. Bangunan dapat mengalami retak hingga ambrol, sementara jalan, jalur pipa, sistem drainase, transportasi, dan berbagai fasilitas publik berpotensi mengalami gangguan serius.
"Kerusakan infrastruktur, retak atau ambrolnya bangunan, jalan, jalur pipa, saluran drainase, sistem transportasi, dan fasilitas publik," ujar Chico.
Lebih lanjut, dia mengatakan, intrusi air laut juga semakin meluas, membuat air laut masuk lebih jauh ke dalam akuifer dan memperburuk kualitas serta ketersediaan air tanah tawar.
"(Bahkan) Dampak sosial-ekonomi, gangguan pada tempat tinggal, bisnis, dan pengeluaran negara untuk mitigasi dan rehabilitasi," katanya.
Baca Juga: Kebakaran di Tambora Jakbar Hanguskan 14 Rumah Tinggal dan 1 Konveksi, Begini Kronologinya
