Pemkot Depok Siapkan Anggaran Rp40 Miliar untuk Perlebar Jalan Raya Sawangan-Muchtar untuk Urai Kemacetan

Jumat 09 Jan 2026, 14:55 WIB
Wali Kota Depok Supian Suri bersama jajaran di tengah acara peresmian gedung SMPN3 Sukmajaya Depok. (Sumber: Dok. Humas Pemkot Depok)

Wali Kota Depok Supian Suri bersama jajaran di tengah acara peresmian gedung SMPN3 Sukmajaya Depok. (Sumber: Dok. Humas Pemkot Depok)

"Untuk tahun 2026, anggaran hingga Rp40 miliar telah disiapkan khusus untuk pembangunan fisik Jalan Enggram dan Jalan Pemuda yang menjadi bagian tak terpisahkan dari koridor Jalan Raya Sawangan," ungkapnya.

Selain itu, Supian Suri dari Pemkot Depok juga telah menyiapkan pembebasan jalan menuju Parung Bingung, Pancoran Mas, dengan nilai anggaran sekitar Rp60 miliar.

"Pelebaran akan dilakukan di sisi kiri jalur dari Parung Bingung ke arah Sawangan agar manuver kendaraan, khususnya di tikungan, menjadi lebih aman dan lancar," tambahnya.

Baca Juga: Buka Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Rutan Tangerang Layani 54 Warga Sekitar

Dua jembatan tersebut akan dibangun ulang untuk menopang pelebaran Jalan Raya Sawangan, sekaligus mendukung kapasitas Jalan Enggram dan Jalan Pemuda.

“Nanti konsep lalu lintasnya satu arah. Dari Sawangan menuju Yappan satu jalur, sementara dari Parung ke bawah juga satu jalur. Di sekitar Rumah Makan Tirta Rasa akan kita atur belokan ke kiri agar arus kendaraan lebih lancar," kata dia.

Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kota Depok, Teguh, menambahkan pihaknya sedang menyiapkan pengadaan Konsultan Supervisi sekaligus proses lelang pekerjaan fisik proyek tersebut.

“Saat ini kita sedang persiapan pengadaan Konsultan Supervisi dan persiapan pengadaan lelang fisik. Perkiraan pelaksanaan fisiknya di bulan April,” katanya kepada wartawan.

Pelebaran Jalan Enggram-Pemuda, menurut Teguh, menjadi salah satu proyek prioritas infrastruktur karena ruas jalan tersebut kerap mengalami kepadatan lalu lintas, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.

"Keberadaan konsultan supervisi dibutuhkan untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan fisik berjalan sesuai dengan perencanaan teknis, standar mutu, serta jadwal yang telah ditetapkan," ujarnya. (ang)


Berita Terkait


News Update